Kasus Penipuan Melalui Struk ATM BCA

Berita Titipan dari Milis sebelah,,
Sent: 07 Januari 2008 10:10
Subject: Kasus Penipuan melalui Struk ATM BCA

Kasus Penipuan melalui Struk ATM BCA

Dear All,

Just sharing kasus penipuan melalui struk ATM BCA.

* Kejadian terjadi di Toko Emas “Pada Senang” yang berlokasi di
Mal Depok, depan BCA KCU Margonda

* Pelaku datang ke toko tersebut pada hari Minggu, tanggal 23
Desember 2007. Menurut informasi dari karyawan toko, pelaku sudah lumayan sering melihat-lihat perhiasan emas di toko tersebut, tapi tidak pernah melakukan pembelian, karena tidak menemukan ukuran gram emas yang diinginkan

* Pelaku datang 2 orang

* Setelah menemukan ukuran gram yang kebetulan pada saat itu ada (yaitu gelang emas dengan ukuran 99.93 gram dan 35.75 gram), pelaku melakukan transaksi dengan pemilik toko dengan menggunakan fasilitas Debit BCA. Total nilai pembelian adalah Rp. 27.150.000,- Pelaku memiliki kartu ATM Platinum, namun kartu tersebut gagal di-swipe mesin dengan alasan “swipe card error”

* Pelaku lalu menawarkan untuk mentransfer ke rekening pemilik
toko, yang kemudian diiyakan oleh pemilik toko. Perlu diinformasikan
bahwa di Mall Depok sudah tidak ada mesin ATM BCA lagi, sehingga pelaku jika ingin melakukan transfer harus ke BCA Margonda yang letaknya berseberangan dengan Mall Depok

* Pelaku pergi sendiri tanpa ditemani oleh pihak pemilik toko,
sementara temannya menunggu di toko emas dan mempromosikan jati diri pelaku sebagai anak dari boss tempatnya bekerja

* Kurang lebih 30 menit kemudian, pelaku datang dengan membawa
struk ATM yang lengkap memuat tanggal dan waktu transaksi, no rek transfer dan nama, serta jumlah uang yang sesuai dengan transaksi. Jika dilihat secara kasat mata struk ATM tersebut sangat mirip, bahkan bisa dikatakan sama dengan struk ATM BCA

* Berdasarkan bukti transfer tersebut, akhirnya pemilik toko
menyerahkan gelang emas yang dibeli pelaku

* Malam harinya pemilik toko sempat mencoba mengecek lewat ATM, dan memang saldo tidak bertambah. Hanya saja pemilik merasa transaksi transfer sama dengan transaksi di mesin EDC dimana transaksi hari Minggu baru masuk keesokan harinya ke rekening.

* Hari Senin, tanggal 24 Desember pemilik rekening datang ke BCA
untuk mencetak buku dan menanyakan kenapa transaksi sejumlah di atas tidak ada. Setelah kami inquiry memang transaksi tersebut tidak pernah ada dan kami menyimpulkan itu adalah transaksi fiktif. Kami juga telah melakukan investigasi ke pihak ATM Monitoring dengan Bapak Indra, dan dipastikan bahwa transaksi yang ada pada ATM dengan WSID 5127-BCA Depok 3 ,adalah pukul 16.55 berupa penarikan sejumlah 200 ribu rupiah, dan transaksi selanjutnya adalah pukul 17.05 berupa cek saldo. Sedangkan
transaksi penipu yang tertera di bukti transfer adalah pukul 16:58:29.

* Pada hari Kamis, 27 Desember 2007, pihak BCA Margonda yang
diwakili oleh Bapak Andi Gozali (KOC) dan Meliana (Ka.Layanan) telah mendatangi pihak korban ke tokonya dan menjelaskan bahwa ini adalah kasus penipuan dan BCA tidak berjanji untuk melakukan penggantian atas kerugian korban.Pihak korban berkenan untuk menerima penjelasan dari pihak BCA dan memohon agar pihak BCA menindaklanjuti kejadian ini sehingga kasus ini tidak terulang lagi pada korban lainnya.

Note: Untuk diingatkan kembali ke nasabah (merchant), kejadian tersebut diatas merupakan kelalaian nasabah karena tidak mengikuti dan menyaksikan pelanggan ke ATM untuk memastikan transaksi transfer yang dilakukan.

*hati-hati yaw*

About these ads

11 pemikiran pada “Kasus Penipuan Melalui Struk ATM BCA

  1. Kalo tidak salah, kertas struk ATM itu kan khusus ya? Tapi ya mungkin saking pinternya penipu ituh! Sekedar saran sih, pake aja fasilitas internet banking atau sms banking. Jadi kalo setiap ada transaksi, saiya bisa langsung kita cek tanpa perlu ke bank atau ATM, cukup dengan HP ato komputer kesayangan ku inih.

    -salam-

  2. wah, susahnya juga ya, jadi penjual emas jaman skrg, harus teliti, harus siap dirampok,dll. mending dirampok aja, ada yg ngga segan2 nembakin penjualnya sampe mati. iiih

  3. memang jaman sekarang masih ada aja orang2 ‘jahat’ yg ingin mendapatkan uang dengan mudah tp ga mau berusaha..ya itulah seperti para penipu itu…; tapi saran’y, semoga qta bs bercermin dr kejadian tersebut supaya waspadalah..waspadalah…kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelaku’y tapi jg ada kesempatan..heheehek, kayak pesan Bang Napi.. BUSsERGAPP, hikss

  4. >>warnetubuntu
    makanya,, tu toko mas ga gaul bgt yaw* padahal perbankan udah ngasih fasilitas macem2,, tapi tidak dimanfaatkan.. mana transaksi besar gitu..

    >>missglasses
    wahh,, kalo saya boleh milih, mending usaha berjalan lancar tanpa ada sesuatu apapun.. dan untung besar.. hihihi..

    >>pure
    bener bgt,, tidak harus jadi pengalaman sendiri,, kita juga bisa berguru pada pengalaman orang lain,, tull!!! ayoo WASPADALAH!!!

  5. Information about frauders : Names : ROHAIZAD & ASSOCIATES, Barrister Rohaizad Bin Kasim
    Emails : rohaizadassociate@gawab.com

    I am Rohaizad Bin Kasim,an attorney at law. A deceased client of mine by name Mr. George _________ who here in after shall be referred to as my client, died as the result of a heart-related condition on the 11th November, 2006. His heart condition was due to the death of all the members of his family in the Russian plane crashes in Ukraine on August 22nd, 2006 11:13 GMT 12:13 UK as reported on: I have contacted you to assist in distributing the money left behind by my Late client before it is confiscated or declared un-serviceable by the Bank where this deposit valued at Six million and Forty Two thousand United State dollars is lodged, [$US6.042,000.00m]. This Bank has issued me a notice to contact the next of kin, or the account will be confiscated. My proposition to you is to seek your consent to present you as the next-of-kin and beneficiary of my named client, since you have the same last name with my Late client, so that the proceeds of this account can be paid to you. Then we can share the amount on a mutually agreed-upon percentage. All legal documents to back up your claim as my client’s next-of-kin will be provided. All I require is your honest cooperation to enable us see this transaction through. This will be executed under a legitimate arrangement that will protect you from many breach of the law. If this business proposition offends your moral values, do accept my apology. I must use this opportunity to implore you to exercise the utmost indulgence to keep this matter extraordinary confidential, whatever your decision, while I await your prompt response. Please contact me at once to indicate your interest. I will like you to acknowledge the receipt of this e-mail as soon as possible via email this transaction will be treated private with absolute confidentiality and sincerity . I look forward for your quick reply at rohaizadassociate@gawab.com Best regards, Barr. Rohaizad Bin Kasim [ Principal Attorney.] This communication,links contained herein, is for the sole use of the intended recipient and may contain information that is confidential or legally protected .

    ( hati-hati ama orang malaysia yang ngaku-ngaku pengacara.. dia emang pengangguran banyak acara… acaranya nipu orang…)

    ratutebu: kalo penipu ga cuma dari malaysia ajah.. banyak bertaburaaannn dimana-mana.. waspadalah!!! *gaya bang napi..* :D

  6. aduuuhhhhhhh…. seharusnya lebih teliti lagiii…

    hati_hati jaman sekarang itu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang…

    ampyuuunnn DJ … he.he

    ratutebu: seeeppp!! ayo kita lebih hati-hati..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s