Kemana Setelah Pensiun??

HIDUP MAKMUR, SEHAT, BEBAS SECARA FINANSIAL DIMASA PENSIUN, MUNGKINKAH ITU?

Begitulah yang tertulis dibalik buku yang saya beli itu. Saya memanglah bukan orang yang tepat bila anda hendak bertanya tentang pensiun atau masa pensiun, karena pengalaman hidup saya tentang pensiun kalah telak dengan Bapak dan Ibu (para pembaca sekalian), satu-satunya pengalaman pensiun yang saya alami adalah, menyaksikan kakek saya pensiun dari pekerjaannya sebagai kepala sekolah SMP negeri weleri.

Saya juga bukanlah orang yang tepat untuk anda bertanya tentang menulis yang baik, karena jujur saja, saya tidak pernah mengenyam pendidikan khusus menulis. Tapi mungkin saja saya orang yang tepat bila anda hendak bertanya tentang buku, dan saya juga orang yang punya kemampuan bercerita yang (saya kira) sedikit lebih baik (saya tegaskan sekali lagi : Cuma sedikit) dari rata-rata.

Kali ini, jangan sebut tulisan saya sebagai resensi, karena ini jauh sekali dari resensi. Namun bukan juga cerpen, atau bahkan hanya pepesan kosong. Saya berharap tulisan ini dapat sedikit memberi gambaran tentang buku yang saya beli beberapa waktu yang lalu.

Berikut data buku tersebut:

 buku1.jpg

JUDUL                         : The New Retirement – Meraih  Kebebasan Finansial dan Kehidupan Impian Anda di Masa Pensiun.

Pengarang                 : Dan Benson

Penerbit                     : PT Buana Ilmu Populer (BIP) Kelompok Gramedia, Jakarta.

Tahun Penerbitan : 2005

Dalam buku ini, Benson menuliskan tentang nasihat keuangan, dan inspirasi untuk menjalani kehidupan secara memuaskan pada masa pensiun dengan format dan kombinasi tulisan yang sangat mudah untuk dipahami. Dalam buku ini juga ditunjukkan cara mewujudkan impian para calon purnakarya yang menginginkan masa depan yang menyenangkan dan mandiri secara finansial.

Melalui Tujuh Pilar Kemandirian yang menawarkan langkah-langkah praktis yang dapat Anda ambil di usia berapapun untuk membuat masa-masa keemasan Anda lebih terjamin dan menyenangkan, menjadikan buku ini sebagai buku yang mampu menjawab pertanyaan tentang ‘Bagaimana aku bisa memanfaatkan sisa hidupku secara maksimal?’ sehingga kita dapat menyiapkan diri untuk menjejakkan kaki, menggapai, dan mengembalikan waktu-waktu paling menyenangkan dalam kehidupan.

Tujuh pilar kemandirian finansial pada masa pensiun tersebut adalah:

Pilar Pertama : Sikap Bersyukur

Pusat kebebasan finansial adalah sikap bersyukur dengan sepenuh hati, yaitu suatu semangat yang tulus untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas setiap berkat yang diberikan-NYA, baik besar maupun kecil. Dengan hati penuh rasa syukur ini akan muncul kegembiraan secara alami untuk berbagi dengan komunitas sosial dan rohani serta setiap orang yang Anda temui.

Pilar Kedua : Komitmen Terhadap Kesehatan dan Vitalitas

Inti dari pilar ini adalah mengetahui bahwa kesehatan itu penting untuk (a) membantu menghindarkan pengeluaran yang besar untuk biaya pengobatan, dan (b) kebugaran, tenaga, dan vitalitas yang akan anda butuhkan untuk menikmati gaya hidup yang aktif serta menyenangkan.

Pilar Ketiga : Bebas dari Utang

Utang yang Saya maksudkan disini adalah utang konsumtif, untuk itu putuskan dan jangan pernah terlibat utang. Kebiasaan “Beli Sekarang, Bayar Selamanya” telah merampok masa depan Anda karena Anda membayar masa lalu.

Pilar Keempat : Disiplin Menabung di Tabungan yang Menguntungkan secara Pajak

Setelah utang konsumtif Anda berkurang, Anda akan mampu menyimpan lebih banyak uang untuk masa depan. Hal ini membawa kita pada pilar keempat: disiplin menabung. Dimana sebagian uang itu akan dialihkan pada cadangan dana tak terduga untuk biaya hidup antara 3-6 bulan agar dapat mengatasi kebutuhan hidup yang mendadak. Komitmen Anda menabung adalah untuk jangka panjang karena Anda dapat menikamati keuntungan luar biasa dari tabungan yang menguntungkan secara pajak, yang memungkinkan Anda mengurangi beban pajak dan menunda pajak penghasilan.

Pilar Kelima : Berinvestasi agar Berkembang

Menabung hanyalah menyisihkan sejumlah uang; investasi berarti menggunakan tabungan itu agar semakin berkembang seiring dengan waktu. Bahkan penabung terpandai sekalipun pasti akan mengalami kekurangan jika mereka menyimpan uang ditempat yang “aman” seperti rekening bank, pasar uang, deposito dan obligasi. Untuk tabungan pensiun jangka panjang, lebih baik Anda menggunakan uang secara lebih agresif.

Pilar Keenam : Perlindungan Aset

Agar anda berhati-hati terhadap apa yang telah Anda bangun dengan susah payah, buku ini juga akan menjelaskan tipe jaminan asuransi yang hanya akan membuang uang Anda.

Pilar Ketujuh: Sumber Penghasilan yang Tidak Habis

Dalam pembahasan ini akan menjawab ketakutan para calon pensiunan: “Apakah aku akan kehabisan uang? Apakah aku harus pindah dan ikut anak-anakku atau bergantung pada pemerintah?”. Pilar ketujuh ini akan menunjukkan kita bagaimana mengubah aset kita menjadi suatu aliran penghasilan yang dapat diandalkan. Hal ini akan menjamin kita untuk memiliki uang yang kita butuhkan selama kita masih memerlukannya, jika dikombinasikan dengan pembelanjaan yang bijak.

Kesimpulan : Dengan melaksanakan ketujuh hal ini, Anda akan mandiri secara finansial pada masa pensiun. Memang benar, lebih baik kita memulai lebih awal, tetapi selalu ada waktu untuk meningkatkan keadaan finansial Anda dimasa depan, tidak peduli apakah Anda baru dewasa, setengah baya, atau akan memasuki masa pensiun. Kuncinya adalah memulai dari sekarang untuk meletakkan ketujuh pilar itu pada tempatnya.

Terakhir :Saya hanya ingin merekomendasikan buku ini kepada siapa saja yang bertanya tentang pencapaian ketenangan pikiran terhadap masalah finansial. Sekali lagi saya tegaskan, saya bukanlah ahli finansial, saya bukan penulis, saya hanya menceritakan isi buku yang saya baca itu kepada anda. Saya Asti Sri Purniyati, terimakasih telah meluangkan waktu anda untuk membaca.

About these ads

45 thoughts on “Kemana Setelah Pensiun??

  1. :D dah tua n pensiun lok masih terlihat muda cari istri lagi…..
    wakakakkakakakakakaka…….
    muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga…
    buku tadi kayaknya tebel amat ?? jadi inget baca buku maghrib2… famaliek tho… :D

    ratutebu: loh?? masa cari istri lagi?? hmm.. parah..
    memang impian semua orang muda bisa foya2,, tua kaya raya, dan mati masuk surga,,
    bukunya memang tebel,, tapi seru kok,, mau pinjem?? bayar!!! hihihihihihihi,, :mrgreen:

  2. Pensiun ya? hmm…ya pengennya sih memang bebas finansial :))

    Jalan2 sama istri dan anak2 :p

    ratutebu: hmmmm.. saiia juga mau bebas finansial,, ayo,, sumbangkan tips menuju bebas finansialnya dunk,, mas donny si udah ada passive income dari menulis buku ya?? seandainya,, aku bisa,, pengen bisa jadi penulis,, hihihihihi,, ayo semangat menuju kebebasan finansial!!!

  3. pensiun.jd ingat crita pak afif dulu.dulu beliau brkebun hany untuk sampingan,skrg sampinganny bs lbh dr pokok perbulanny,bahkan beliau crita sdh siap jika pensiun muda pingin ikut jejak beliau jadiny.

    ratutebu: Ada banyak contoh disekitar kita,, yang jelas,, harus ingat prinsip berusaha adalah 7A,, Action,, Action,, Action,, Action,, Action,, Action,, Action,, :mrgreen: wahhh.. salam untuk Pak Afif,, mana oleh2 dari Beijingnya,,

  4. lho msh dikantor.katany sich beliau sakit. Ratu dr bosny dpt apaan?klo ja2n,bgi donk?aq ada buku dr penerbit BIP jg.BORN TO WIN ama BORN TO HAPPY .isiny lumayan mengena.gimn klo sling pinjam,aq pinjam buku Ratu!makasih

    ratutebu: masih di kantor,, teteup,, istirahat di kantor ajah,, hihihihihi,, :mrgreen:

  5. pensiun enaknya pelihara pohon uang,…biar panen duit..he,…he,..
    hamba uang.

    ratutebu: saiiia juga mau kalo ada pohon uang,, atau bebek telur emas,, mau bgt tu jadi peternak bebek,, hihihihihi,,

  6. setelah pensiun? ngeblog aza…

    ratutebu: ikutan ngeblog juga,, tapi,, 32 tahun lagi apa masih musim ngeblog ya?? hihihihi.. :mrgreen: jangan2 ngeblog itu udah kaya’ FS sekarang,, atao lebih gak musim lagi?? :lol:

  7. pensiun…???????
    nimang cucu, nonton bola keliling indonesia..
    hihihihi

    ratutebu: waaaahhh.. rencana pensiun yang menyenangkan,, *jangan lupa nyiapin dananya,, sekalian dibikin dobel,, kalo-kalo mau ngajakin saiiiaaa,, :mrgreen: *ditendang istrinya tehaha*

  8. Ehmmmm, menarik juga bukunya, nanti deh kalau ada waktu aku coba cari, makasih ya dah berbagi ilmu.

    ratutebu: okehhh.. selamat mencari.. kalo gak salah inget.. aku beli pas bazaar buku gramedia,, harganya jadi 20ribu.. wahhh.. lumayan lah,, :mrgreen: okeh,, terimakasih kembali,,

  9. Pensiun deh, tapi dapet pesangon 1 milyar…… maoo banget deh

    ratutebu: lahhhh.. kerja apa ya yang pesangonnya ampe satu milyar.. wadooohh.. kalo itung2an UU13 pake gajiku siy gak kan nyampe segitu,, tapi ndak tau kalo 32 taon lagi (usia pensiun normal),, mungkin kah?? secara gaji kan naeknya tiap tahun.. truss,, blon lagi tambahan itungan dana pensiun pemberi kerja (DPPK in this case, DP GMP) pluss Jaminan Hari Tua (JHT) dari Jamsostek *aku kan peserta jamsostek looohhh..* :mrgreen: kbayang ga sih banyaknya?? uiiiii.. :mrgreen: tapi mikirin kerja ampe tua kok jadi sedih ya??? :cry:

  10. Jangan lupa sholat Istikharah sebelum memutuskan

    ratutebu: baiklah mba.. ayo.. saya pamit mau shalat istikharah dulu,, mudah2an dapat diberi petunjuk jalan yang terbaik.. *amien*

  11. manya pensiun dini.. tapi kalau semua dah oke.. kalau pensiun dini karena di pecat nggak deh..

    ratutebu: ya iyalahhhh.. masa mau dipecat si?? saiiiaaa juga ndak mau… syerem… :mrgreen:

  12. Pensiun? Pengennya sih hidup bahagia, sejahtera, di tempat yang damai n tentram, :)

    **Saya masih jauh buat pensiun, sekolah aja belum lulus :D**

    ratutebu: wahhh.. kalo gitu sebaiknya mikir lulus dulu ajah ya..

  13. Saya dapet ini;-

    Kebiasaan “Beli Sekarang, Bayar Selamanya” telah merampok masa depan Anda karena Anda membayar masa lalu.

    Kata-kata yang menyentuh:- membayar masa lalu… hiks..

    ratutebu: yupp.. bner bgt.. setuju dengan kata-kata itu,, kredit konsumtip memang ndak bagus,,

  14. ke mana setelah pensiun sih dibicarakan belakangan saja. pertanyaan yang lebih penting: umur berapa kita mau pensiun?

    ratutebu: wahh.. kalo saiia masih mikirin mau kmana setelah pensiun nya,, tidak peduli berapapun umurnya,, kalo masih mau kerja lagi setelah pensiun,, milih Pendi (pensiun dini) nah,, kalo mau jalan-jalan menikmati hidup,, enaknya umur berapa pensiunnya?? :mrgreen:

  15. aku cuma ingin ngucapin empat kata buat yang punya blog:
    1. terimakasih
    2. terimakasih
    3. terimakasih
    4. terimakasih

    menurut purdi e. chandra untuk mencapai zona nyaman finansial ada tujuh langkah:

    1. action
    2. action
    3. action
    4. action
    5. action
    6. action
    7. action

    komentar tuk tulisan yang punya “Rumah” hanya ada satu kata, yakni : BAGUS BANGET!!!!. Semoga sukses buat Asti yang Cuuuaaaaaannntik….

    ratutebu: saiia juga jawabnya 7 kali OK.. *males nulisnya* :mrgreen:
    terimakasih pak..

  16. satu lagi pesan tuk yang punya “Rumah” jangan minta dikunjungi doang, sekali-kali kunjung balik dong ke tempat qt. kasih komen kek apa kek. kalo mau datang nanti aku kasih minuman segar….pesannya ama roby…he…he…he…he

    ratutebu: bikin di WP ajah pak,, jadi biar mudah kelilingnya,, karena masih satu komplek,, tapi baiklah,, segera meluncur ksana,, :mrgreen:

  17. simple, ikut saja program tabungan pensiun.. banyak koq productnya di bank :)

    ratutebu: diperusahaan tempat aku kerja,, udah ada dana pensiun,, (FYI: di lampung baru ada 2 DPPK, satu lagi Bank Lampung) 4% dari upah adalah iuran pegawainya,, 8% nya dari perusahaan,, nah,, 12% sebulan,, (dikumpulin ampe pensiun+uang pengembangan),, seru ya,, :D

  18. Wah,..cerita pensiun neh,..klu pensiun seh pengennya jalan2 keliling dunia,…trus buat tulisan,..perbanyak ibadah,…

    ratutebu: tampaknya semua orang pengen bersenang2 pada waktu pensiun ya?? :mrgreen: gimana persiapan dana bersenang2nya?? hihihihihi.. *bagi tips dunkz*

  19. sekolah-> kerja->kayak-> pendi-> jadi dosen-> jadi petani di sawah-> mati deh :p just a plan for this unpredictable life :p

    ratutebu: heeh,, just a plan,, :mrgreen: wahhh.. mau jadi dosen ya??

  20. ah kalo saya penginnya bisa pensiun sekarang, pas waktu masih muda..asyik kali ya..

    ratutebu: waaahhh.. sudah siap pensiun rupanya.. *selamat bersenang2 semasa pensiun* :mrgreen:

  21. ratutebu: hmmmm.. saiia juga mau bebas finansial,, ayo,, sumbangkan tips menuju bebas finansialnya dunk,, mas donny si udah ada passive income dari menulis buku ya?? seandainya,, aku bisa,, pengen bisa jadi penulis,, hihihihihi,, ayo semangat menuju kebebasan finansial!!!

    Hmm, belum buuu…saya juga sedang berjuang ke arah sana ;-) dari buku malah ‘belum dapat apa-apa’. Tapi, lumayan jalannya udah kebuka :-)

    ratutebu: nahhh.. itu dia yang dibutuhkan,, action dulu,, semoga brazil dengan bukunya,, ;-) aku mau loh dikirimin satu copy bukunya,, :mrgreen: hehehehehehe..

  22. Wah… Dinda ini… persiapannya matang sekali… Masih muda sudah baca buku tentang pensiun….
    Salut deh… Ntar kalo udah pensiun, bagi-bagi ya…

    ratutebu: waaahhh.. bagi2 apa ni mba,, bagi2 ilmunya,, bolehhh.. :mrgreen: saiia minta bagi ilmu berumah tangga dulu sama mba nin,, :mrgreen:

  23. yang penting sekarang untuk semua temen-2 jangan habiskan kesenangan temen di saat ini, seneng boleh jangan banyak-banyak. nabung sebanyak-sebanyak nya tapi senang-senang, jalan-jalan, tetap dilakukan.

    karena ternyata hidup setelah pensiun terasa lamaaaaaaa sekali…… kalua tidak punya uang……dah gitu sakit-sakitan…………wiisssssssssssss matek wae.

    maka temen-temen……harus banyak nabung…….terus pensiun…..enak tenan……jalan…..umroh…..pa ke lorddes…..pa….palestina……pa ke india….

    wis pokok e nabung……nabung……investasi…..investasiiii….

    ratutebu: yaaaappppp!!! ^semangat sekaleee.. :)

  24. Saya juga pensiunanan nih, gimana ya kalau saya masih mau kerja? Ada yang nampung nggak ya?

    ratutebu: ngiklan ajah pak.. siapa tau ada yang membutuhkan keahlian bpk sebagai tenaga ahli.. :)

  25. Waduh bagus banget bukunya ya.. apa bisa kita menjalaninya ya..soalnya sekarang lagi musim shoping.
    bantuin dong cara menghilangkan gaya hidup boros.

    ratutebu: iya bner memang bgs.. kalo biar ga boros, begitu terima uang, saving dulu b4 shopping :) ^^

  26. Buku akan sy coba cari. Curhat saya adalah cari kebebasannya yg sulit walau secara finansial sdh dipikirkan sejak pengalaman kerja 0 tahun. Hal ini disebabkan karena sdh ada pihak III (istri dan anak2 plus mantu) yg coba2 ikut campur dan saya selalu kalah voting. Sebagai seorang dosen yg buka “warung” kecil2an bersama teman sejawat rasanya sudah bosan karena klien warung saya kebanyakan kantor birokrasi/pemerintah. Lha rencana saya, hari tua saya akan diisi bertani dan beternak (dikampung halaman) lagi (sudah ditentang istri-lho kok jadi wong ndeso meneh); mau buka warung (depot) agar hobi masak tersalurkan lagi; eh gantian anak plus yg tidak setuju- malu saya; “apa Abah mesti hrs gitu-ngajar sajalah Bah ! “-jarak rumah dan fakultas jauh dan saya capai; mereka tetap saja tidak bisa menerima. Sulit . . Minta saran . . .

    ratutebu: waaaahhh.. gini deh pak.. rumusnya, yang penting action!!! lakukan yang bapak mau dan bapak yakin.. ^tetep semangat^

  27. Salah satunya Nabung Emas, tiap bulan minimal 1gr, 1th minimal 12gr, 10 th minimal 120gr, 20 th minimal 240gr. Kisaran Kenaikan harga emas 25% pertahun.

    Nilai sekarang 240gr = 72jt, 20th lagi 72jt sekarang = ??????

    Syaratnya disiplin, jangan beli dari uang sisa bulanan, tapi beli sebelum kita belanja kebutuhan jangka pendek.

    Tapi banyak ga sih uang segitu tuh ? tapi yang jelas sih sudah wajib dizakati…..

    ratutebu: banyak bgt laaaa..

  28. Saya kemarin cari buku Dan Benson, New Riterement di Gamedia Pondok Indah kog kagak ada. Dimana bisa beli ???

    ratutebu: mungkin sudah habis.. silahkan kunjungi toko buku online kutukutubuku.com atau bukukita.com

    • dicoba sajah pak/bu.. semoga berhasil.. mungkin bisa mulai dari tips2 kerja gituuu.. sekarang kan banyak penerbit pak.. :)

      semoga sukses! nanti kalo sudah terbit saya dikasih satu yaa.. :D

  29. mohon ijin mengenal ibu lebih lanjut, dan apakah bisa menjadi nara sumber di acara DWP kantor kami? karena sangat menarik utk mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s