Lupakan dan Maafkan*
Agustus 30, 2008
Sudah kuputuskan.. mulai hari ini, aku akan menjalani hidupku dengan lebih baik.. no more pain.. aku udah mutusin buat nge-lupain semua hal yang sudah lalu.. dan memafkan semua perbuatan salah yang pernah terjadi..
* termasuk kesalahan ku sendiri.. atau kupikir keputusan yang salah..
Aku ingin berhenti berharap pada kenangan indah masa lalu.. bagaimanapun.. aku hidup di hari ini, dan untuk masa depan..
Untuk semua kesalahan orang-orang padaku.. keterpaksaan.. keputusan yang kuambil.. dan semua hal menyakitkan yang pernah terjadi.. sudahlahhhh.. lupakan dan maafkan..
Mulai lagi lembaran baru dalam kehidupan.. pas bgt sama momen ramadhan.. ya ALLAH.. mudah-mudahan ramadhan ini penuh berkah..
Ayoooo.. mulai bebenah hati.. bereskan semua hal buruk.. sucikan hati.. lupakan dan maafkan..
*HUG*
Entah Apa
Agustus 28, 2008
Tidak ada lagi tawa ceria yang menghiasi sudut ruang tamu rumah mungilku, dia yang biasanya mentertawakan semua tingkah polah dan kekonyolanku, telah pergi..
Bunda juga memutuskan pergi bersama adik tersayangku, mengikuti ayah yang dipindah tugaskan..
Air mata bercucuran mengiringi kepergian orang-orang terkasih..
Meski bukan untuk selamanya.. namun mereka semua pernah ada disini, menghias setiap sudut rumah ini, memberi warna pada hidup seorang asti..
Saat-saat perpisahan terasa begitu berat, baru kusadari betapa aku kurang menghargai kebersamaan kami..
Waktu-waktu yang terlewatkan olehku di kantor, menikmati pekerjaanku, mengunci diri di dalam kamar dan mogok bicara..
Tuhan.. andai waktu bisa diputar kembali.. ingin aku mengulang semua waktu kebersamaan kami, dengan lebih bermakna.. dan dengan lebih baik..
Untuk mama.. bapak.. adik-adikku.. dan untuk dia yang entah dimana.. entah sedang apa.. entah bagaimana keadannya.. I LOVE U ALL..
P.S. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin yaaaaa..
Kerlip Bintang*
Agustus 27, 2008
Sudah bertahun-tahun rasanya tidak berkunjung ke blog ini..
Entah sudah berapa lama malam kuhabiskan untuk menangis, meratapi hidup dan kehidupan..
Segala hal yang terjadi akhir-akhir ini mengalir begitu saja.. tanpa kontrol.. dan tanpa gairah..
Flash back ke belakang.. cerita tentang hidup.. duuuhhh.. susah dimengerti..
Apa aku menginginkan ini?? Terkadang jawabannya tidak.. namun apapun itu hidup menghadapkan aku pada sejuta pilihan.. dan aku memilih salah satu diantaranya..
Semua pilihan memiliki resiko..
Kadang aku duduk termenung, mengambil secarik kertas kosong dan menyentuhkan ujung ballpoint diatasnya, mencoba mereka-reka semua pilihan yang ada, lalu kemudian menuliskan dan mencantumkan pula risiko-risiko yang mungkin kuhadapi pada setiap pilihan..
Aku lebih memilih memendam rasa sakit ini sendiri, tidak membaginya, pada ayah-ibu ku, adik-adik kesayanganku, teman-temanku.. bahkan sahabat blogger..
Aku duduk memandang bintang di malam hari.. berkerlap-kerlip seakan memanggilku..
“aku ingin punya sayap” ucapku lirih.. lalu tenggelam dalam isak tangis..
Saat langit gelap tanpa bintang, aku berjalan menyusuri malam, mencari bintang.. melihat pada kerlipnya.. bertanya apakah ia mau membagi tempat dengan ku? Bintang tak menjawab, hanya berkerlip..
Aku bercerita pada bintang.. tentang dia, yang terkadang datang bersama tiupan debu.. kini hilang entah kemana.. dia yang tidak suka melihat aku menangis.. atau berputus asa..
dia yang tak dapat kumiliki.. dan memilikiku..
Tuhan.. lindungilah dia.. izinkan ia memandang bintang bersamaku malam ini, agar aku dapat memandang kepadanya melalui kerlip bintang malam ini..


