judul yang cukup panjang ini, dipilih bukan tanpa alasan..

dibuat berurutan pun bukan tanpa alasan.. [mudah mudahan tidak salah mengurutkan]

berguru pada seorang teman, katanya, untuk menjadi lebih [cantik] baik.. step by step nya diantaranya [yang saya sebut diatas tadi].

saya mulai dari awal yahh..

[berusaha], untuk memperoleh sesuatu bukankah seharusnya kita berusaha sekuat tenaga? kadang-kadang dibutuhkan pengorbanan dalam usaha itu, terkadang kita bahkan harus membayar lebih mahal dari pada orang lain.. namanya juga usaha..

[bersabar] hendaknya kita bersabar dalam melakukan usaha kita, dan menerima apa yang kita peroleh..

[tawakkal], artinya kita menyerahkan segala hasil usaha tadi kepada ALLAH.. masih ingat kan, ‘apa yang menurut kita baik, bisa saja ternyata tidak baik..’ ALLAH maha mengetahui, maka segala apa yang menurut ALLAH baik, baik juga untuk kita.

[ikhlas] ikhlas menerima keputusan ALLAH.. meskipun kadang tidka sesuai dengan harapan kita,

[bersyukur] bersyukur atas apa yang sudah ALLAH berikan pada kita, yakinlah, insyaALLAH itulah yang terbaik untuk kita,, maka barang siapa bersyukur niscaya akan ditambah nikmatnya.. betul bukan?? :)

nahh, bila kita telah mengamalkan sifat-sifat tadi, mudah-mudahan kita semua dapat menjadi orang yang lebih baik..

bukankah manusia akan merugi jika hari ini lebih buruk dari kemarin? atau esok lebih buruk dari pada hari ini?

marilah kita saling mengingatkan dalam kebaikan.. ^^

salam,

ratutebu

Pertunjukan Waktu

Mei 4, 2009

*bukan sulap bukan sihir..

Well, dari mana mulainya yaaa..

Pertama, waktu bangun hari ini, melihat pada wajah bebe *de ruzbi, rasanya aku ga pernah hidup tanpa dia.. makanya, aku ngerasa ga ada yang berubah dalam hidupku.. toh selama ini aku juga memang sering kali melek malem.. banyak anak-anak dalam hidupku jugah..

bintang kecil

*bintang, ^cinta pertamaku.. bwaaahh.. maksudnya, anak kecil diluar keluargaku yang kucintai dengan sepenuh hati..

dede

*dede diaz.. sekarang panggilnya koko..

adekku-mau-berenang

*pranowo ^meinne trully luvly beiibi balaa balaa.. si ndut yang seneng dibilang kurus..

bowie

*bowie ^si tampan yang tak terlupakan..

raihan dede

*raihan.. *yang ‘ketu’ bgt.. kecil-kecil tua.. kerjaannya nasehatin orang..

Well, masiy banyak lagi anak-anak dalam hidupkuuu..

Dan kalo diinget-inget, mereka sekarang udah pada gede-gede.. *dah ga kuat lagi gendongin mereka.. padahal dulu, aku bisa gendong dua orang sekaligus.. bintang sama koko, atau si kembar sasa dara..

kode narsis kita..

Sekarang i have my own.. bebe sayang.. see.. inilah pertunjukan waktu.. tidakkah kita melihatnyaaaa??

bebe sayang

*Question: knapa kadang aku masih terlalu ke kanak-kanakan?

dulunya akuuu..

*Answer: karena somehow aku masiy anak bapak dan mamah.. hihihihihi *alasan..

*inilah akhir pertunjukkan waktu.. just a lil’ tought in my mind..

The end, :mrgreen:

CAP

Februari 27, 2008

(Cap yang dimaksud disini adalah label (buruk) atas orang/suku/agama tertentu)

Beberapa waktu yang lalu, mungkin saya salah satu dari orang-orang yang mengamati orang lain dan ikut memberikan cap/label pada orang-orang tertentu,, si “ini” atau si “tukang ini” atau memberi label sifat-sifat tertentu “tukang tidur”, “pelit” dan lain-lain sebagainya,,

astaghfirullah,,

Hari ini saya mendengar dengan telinga saya sendiri,, teman saya,, diberi-CAP-buruk oleh orang lain,, sungguh menyakitkan,,

Bagaimana kalau teman saya itu sendiri yang mendengar?? Pastilah sakit rasanya,,

jadi inget obrolan beberapa bulan yang lalu sama mas rayyan,, meskipun itu bercanda,, saya juga membuat *cap* pada diri orang lain,, saya malu sekali ingat hal itu,, sungguh sempit pikiran,, :cry:

astaghfirullah,,
Ya ALLAH,, ampunilah hambaMU ini

Tidak seharusnya, orang membuat CAP (buruk) atau Label (buruk) pada diri orang lain,, karena kita pun tidak lebih mulia dari pada orang yang kita beri CAP itu,,

P.S. terimakasih mas rayyan,,

Memaknai Hidup

Januari 15, 2008

*Serius Mode ON*

Beberapa hari terakhir aku berpikir tentang hidup, dan kehidupan itu sendiri. Banyak hal dalam hidup yang diluar kendali kita,

Jadi inget cerita Pak Guna, sewaktu beliau pulang dari pelatihan ESQ, sesuatu tentang GOD SPOT dalam diri kita.

Sempet juga berdebat sama seseorang, tentang hidup, cobaan, dan kegagalan yang seharusnya kita pandang sebagai sebuah pembelajaran.

***
Akhir2 ini, banyak yang ngasih kepercayaan ke aku, banyak temen yang berbagi pengalaman hidup ke aku, yang ngasih aku kesempatan untuk belajar, tanpa harus mengalaminya:
1. Ekhwan S. “tetap semangat, cerpennya bagus loh!!”
2. Achmad Kuple,, “bner mad,, kadang rencana yang udah kita buat, ga berjalan sesuai yang kita mau”

Beberapa tulisan yang mengubah pandanganku terhadap hidup:
1. Mba Ade,, thanks ya mba,, tiap hari aku masih ketempatmu,,
2. izza,, di blog yang lama, ato pun di account barunya,,

well,, banyak sebenernya,, Cuma ga mungkin disebut satu-satu,, *mengutip dari perkataan mba puak disini* aku bukan apa-apa tanpa campur tangan tuhan.

Sekarang, apapun yang terjadi dalam hidupku, aku berusaha menerima hasil akhir nya, apapun itu, dan mensyukurinya..
Bukan patah semangat seperti yang orang bilang, aku tahu, hidup gak kan berhenti disitu, tapi aku tetep bersyukur dengan apapun yang aku dapet hari ini, masih bisa berangkat ke kantor, tersenyum, makan mie goreng favoritku, dan banyak hal lain yang aku syukuri.

Well,, beberapa memang tidak sesuai dengan rencana, dokumen yang belum selesai karena ada meeting mendadak, padahal tu dokumen besok mau dipake, nyatanyanya harus dilemburin, padahal malem ini pengen ntn dvd yang baru dibeli dan bobo’ cepet,,

Yah,, aku tetep bersyukur, mungkin ada hikmah dibalik semua ini, rencana Tuhan selalu lebih baik kan??

“Gimana kabarnya Sayang?” Tanya Bapak & Mamah sore tadi, melalui telfon.
“Alhamdulillah, baik..” begitu jawabku.

Thank God I Found You,,

Desember 3, 2007

Akhirnya,, ktemu juga tmen2 waktu masiy di solo dulu,, snangnya,, bisa telf2 an,, (pulsaku tampak bengkak,,) trimakasih buat pengelola situs sekolahan kuw,,

Niway,, tmen2 juga reaksinya lain2,, dari yang menyenangkann,, sampe yang rada pahit,,

“asti yang mana ya?? Kok akuw lupa” >>dayu, ktua angkatan,,
“asti? Mm,, mungkin kamu sekarang ma kamu pas dulu ‘lain’ ya??” >>fahria bunga,, hikz!! Padahal dulu pas deket2 mau lulus,, sering ke atas kapatri 4,, nungguin si-bintang lewat,, huhuhuhu,,

“asti kerja dimana?” >>dinda berlian yang calon dokter gigi..
“yo opo to?? Sak iki ning endi??” >>sisca aulia,, just married,, tmen sekamarku dulu,,
“asti,, apa kabar,,” amel yang langsung nyambung,, snangnya!!
“udah tau blum sandra nikah??” >>desita,, kamu masiy kaya’ dulu ga des?? Hi3
“akuw masih ngajar,, ini asti sri purwaningsih ya??” Fia,, padahal dari dulu sering ktemu diantrian kamar mandi,, ba’da ki,,

Akuw siy maklum aja,, beberapa dari mereka dah ga banyak yang inget akuw,,

*FYI : dulu memang bukan tergolong orang yang patut diingat*
Yang masiy d inget bgt tu anak2 yang:
>>populer,,
>>pelajar berprestasi
>>yang paling banyak kena hukuman..
>>paling sering kena hukuman (dipanggil pake speaker masjid,, masih ga ya ampe sekarang???)
>>yang kna hukuman keliling pake board di kalungin,,
>>yang kna potong poni,, hihihihi,, lucu juga,,

Aku dulu pendiemmm,, (cie,, bangga nih,, secara sekarang yang bilang akuw pendiem Cuma orang yang tuli doank!) jadi yang masiy inget akuw ya yang deket2 ma akuw,,

Diem-diem ada alasannya lowh,, soalnya biar ga dipanggil bagian lughoh,, karena tidak menggunakan bahasa arab atau bahasa inggris,, bayangpun,, 3 tahun dsana,, Cuma kna hukuman skali,, what a record!!!

Kangen bgt pengen ke solo,, makan nasi buntel bu dal,, atau es balon yang rasa teh manis,, kangen nonton TV bareng-bareng disebelah gelora (meskipun film nya sering film india,, sampe mba ambar senior ku sering joged2 bobay gitu,,),, bli tiket buat nonton casper,, diem2 bli bakpao,, belajar di lantai atas mesjid,, terakhir,, sebelum lulus,, kabur sama rombongan ika lupe buat nonton sekatenan di jogja,, ya ampyunnn!!

Uhhhhh,, kangen bgt!!!! Pengen ke solo lagi,, tapi nengokin siapa yaw???
Tapi tetep aja,, akuw sneng ktemu tmen2 smua,, karna bagaimanapun,, akuw pernah merangkai kisah dengan kalian,, kenangan akan kalian slalu ada buat akuw,, 3 tahun kebersamaan kita,,

*FYI : akuw masih nyimpen kartu UTC loh,, United Third Class,, love u all guys,,*

Jadi,, Kapan mau reuni???

e-mail dari seorang sahabat,,

November 22, 2007

Assalamu’alaikum….Wr Wb
Saudaraku yang budiman, saya mendapat e-mail dari seorang sahabat,
dan setelah saya membacanya berulang-ulang, mudah-mudahan
ada perubahan didalam diri kita, AMIN,
=========================
semoga bermanfaat..

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000,
apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan;
tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit
namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan)
namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan basketball diperpanjang waktunya ekstra
namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an
betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser
namun lebih senang duduk di bangku paling belakang di masjid

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata,
namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu;
namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada
saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an;
namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran
namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya
atau berpikir, atau mengatakan apa-apa, atau berbuat apa-apa.

Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail,
dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api;
namun kalau ada mail yang isinya tentang Kerajaan Allah betapa
seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya,
serta langsung klik pada icon DELETE.

Betapa hina & munafiqnya hidup ini tatkala aku membutuhkanMU
aku memohon, setelah Engkau memberi, aku sengaja melupakanMU

Betapa beraninya hambamu ini pada saat berbuat DOSA,
padahal hambamu tau betapa perih SIKSA NERAKA yang tiada henti.
sungguh engkau tidak menyadari bahwa Azab&Mati sudah menunggumu

ANDA TERTAWA …? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR…ATAUKAH ANDA ?
SENGAJA LUPA DAN ABAIKAN SAJA???

Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah
kepada ALLAH, YANG MAHA BAIK,PENGASIH
DAN PENYAYANG.
Apakah tidak lucu apabila anda tidak memberitahukan pesan ini.
Betapa banyak orang tidak akan menerima pesan ini,
karena anda tidak yakin bahwa mereka masih percaya akan sesuatu ?