Perjalanan Waktu

Sbenernya akuw bingung mau nulis apa untuk posting pertama tahun 2008 ini, orang lain banyak membicarakan tentang mimpi atau harapan yang belum terlaksana tahun 2007 dan usaha-usaha yang akan dilakukan pada tahun 2008 untuk mencapai mimpi dan harapan tersebut..

Aku bingung..

Biasanya dirumahkuw,, tidak ada yang spesial menyambut pergantian tahun masehi, tidak ada pesta, tidak ada kembang api, tidak ada terompet, dan tidak ada ikan bakar atau jagung bakar. Hanya satu malam biasa, seperti halnya malam yang lain.

Di Rumah, kami (Bapak, Mamah, Akuw, Bas, Bida, Pran) lebih memilih malam tahun baru hijriyah untuk momen berkumpul keluarga, saling mengemukakan mimpi dan harapan untuk tahun yang baru dan kesalahan-kesalahan tahun sebelumnya, agar tidak terulang lagi ditahun yang baru…

(dsini biasanya Bapak dan Mamah berperan banyak, karena aku dan adik-adik biasanya saling tuding kesalahannya,, suasana jadi riuh,, sampai โ€œbuku wasiatโ€ dikeluarkan)

Dalam buku wasiat,, kami menuliskan mimpi dan pelajaran,,
Pertama kami membaca mimpi yang kami tulis tahun sebelumnya, apakah sudah tercapai, ataukah belum ada usaha yang kami lakukan sepanjang tahun ini?? Lalu kami mulai saling memberi usul pencapaian untuk hal-hal yang belum tercapai.

Kemudian, masing-masing menuliskan kesalahan, membacanya keras-keras, yang lain menambahkan kesalahan yang belum tercatat,, (ternyata bisa lebih dari 10 kesalahan dalam 1 tahun,,)

Lalu tiba saatnya nasehat orang tua,, Bapak dan Mamah ganti nasehati anak-anak nya.. (tahun lalu Bida yang dapet nasehat paling banyak.. hihihihi.. ๐Ÿ˜€ tetep semangat ya bee!!)

Setelah itu, kami menuliskan dalam buku wasiat harapan-harapan kami dimasa yang akan datang, biasanya kami menuliskan harapan yang belum tercapai dari tahun sebelumnya baru menyusul harapan-harapan baru.

*Merenung*

>>ternyata waktu cepat berlalu, tanpa terasa tahun telah berganti,,
>>banyak hal yang belum sempat dilakukan tahun lalu..

Setelah semua selesai menulis harapan masing-masing, kami menutup buku dan berdoโ€™a bersama, mudah-mudahan harapan kami dapat terpenuhi, rencana kami dapat terlaksana.

Lalu anak-anak sungkem ke Bapak dan Mamah, dan buku itu kembali ke tempat semula,, untuk dibaca lagi pada malam tahun baru hijriyah berikutnya.

*Jadi KANGEN pengen PULANG*

Iklan

9 pemikiran pada “Perjalanan Waktu

  1. saya juga dulu sering menuliskan sesuatu hal harapan dan laen2nya diawal tahun dan membukanya di akhir tahun.. tapi lama-lama ilang kebiasaan itu karena teman2 juga dah ga bisa berkumpul seperti dulu lagi.. mau sama keluarga yah.. keluarga aku mana memusingkan tentang pergantian tahun…memang sie kita jadi inget ada hal yang mesti kita kejar ketika belum teraih dan senang, puas ketika salah satu hal telah terlampaui dengan sukses.. tapi lama-kelamaan dengan banyaknya harapan.. mungkin jadi terlihat ngoyo dan terlalu dibuat sulit dalam menghadapi sang waktu… yang kata aku seh.. jalani opo onone sing penting lurus… buat harapan jangan terlalu muluk dan berlebih.. biasa aja.. walau kata orang ga mecing hidup ga ada harapan tapi jangan keterlaluan harapannya… =))
    may the new year be a time of renewal, a time to set new goals and follow some dreams, a time to celebrate all that has been and all that is yet to be !! HAPPY NEW YEAR 2008 Ganbarimashou !!

  2. Unik sekali kumpul-kumpul tahun barunya. Kira-kira sepuluh tahun lagi, pasti akan sangat menarik membaca buku wasiat itu lagi. Salam hangat dari mantan pelanggan Melia Purosani Yogyakarta dan calon pelanggan Jogjakarta Plaza Hotel!

  3. >>mas rayyan,,
    wanna cum?? ๐Ÿ˜€ boleh..

    >>xizr82,,
    harapan memang seharusnya sesuatu yang ‘masih dalam kemampuan’ kita untuk menggapainya,, (kalo mimpi boleh stinggi2 nya) soalnya kalo harapan terlalu tinggi kan susah juga tu kalo ga tercapai,, jadi malah terlalu meratapi,, well,, Happy nu Year,, QeePh CemmangadH yow* Ganbarimashou!!!

    >>gardine,,
    iya,, sbenernya skarang juga udah “lucu” kalo dibaca ulang.. ternyata aku pernah punya harapan yang unik2,, *pengen ktemu Pak Harto (yg mantan Presiden RI) & Pengen ktemu Kotaro Minami (ksatria Baja Hitam, kalo ga salah nama aslinya Tetsuo Kurata,, : D )* oia,, dapet salam balik dari Pelanggan Jogjakarta Plaza,, hihihihi..

  4. ada satu hal yg dari dulu bikin ade iri sama mba,..
    hum,..keluarga..
    betapa keluarga itu bener2 menjadi keluarga buat mba.

    p.s: salam buat ibu yah,..kmrn walopun cuman bentar,.hujan2 pula..tp seneng liat senyum ramah nya ibu na mba..hihi..

  5. wets, beda bener taun baruannya. tapi bagus juga tuh, drpd menghabiskan waktu di club sampe pagi. hehe, thanks buat comment nya ya.

  6. >>ade
    kamu kan juga sudah seperti keluarga ku,, jangan bilang gitu,, kita adalah keluarga,, kapan maen ke rumah lagi??

    >>ayaelectro
    hmmm,, iya,, lebih baik kumpul sekeluarga,, ya kan??
    *sama2,, trimakasih kembali*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s