#7 : Lovely ku

# 1 It’s Over Beibb!!

# 2 Maafin Santi, Bu..

# 3 Tuhan Kuatkanlah Aku

# 4 Hidup Itu Pilihan

# 5 Pertemuan Itu

# 6 Kembali

# 7 Lovely Ku

 

Aku melirik pada jam di dinding selagi Ibu menyuapiku,

‘jam delapan malam.. mungkin aku pinsan sudah 10 jam..’ batinku.

 

“ayo, sedikit lagi lho.. habisin sekalian dong” ucap ibu, memaksakan dua suap terakhir bubur buatannya itu.

“udah ah bu, ti kenyang” tolakku.

“yaudah kamu istirahat dulu aja” ucap ibu sambil menarik selimutku sampai menutup tubuhku, aku melingkar dibalik selimut, memejamkan mataku, langkah kaki Ibu terdengar menjauh, lampu kamarku pun dimatikan. Suara pintu tertutup. Aku membuka mataku kembali, berjalan dengan berjingkat-jingkat, mendengar langkah ibu semakin jauh, mengintip keluar dan melihat Ibu dikejauhan tengah menuruni tangga. Aku bergegas mengunci pintu, dan mengambil tas yang diletakkan di meja riasku, merogoh dan mengaduk-aduk isinya, sampai menemukan benda mungil berwarna merah jambu itu.

 

Aku menekan beberapa nomor password, dan handphone itu menyala, 30 new sms..

Semua dari Rasheed, menanyakan bagaimana kondisiku dan lain-lain.

 

Aku menekan tombol call back dan menghubunginya.

“kamu ga papa kan Ti?” ucapnya

“gak” jawabku setengah berbisik

“syukurlah.. tadi aku telfon, sepertinya Frida yang angkat, dia kira aku calon suamimu mungkin.. memangnya apa namu di phonebook mu?”

lovely” jawabku malu, dia tertawa keras..

“besok jadi kan?” tanyanya

“hmm..” jawabku datar

“kamu gak berubah pikiran kan, Ti?” tanyanya lagi..

 

Aku diam.. tak tahu harus menjawab apa.. apa aku perlu memceritakan mimpi itu?

 

“Ti?”

“Ya” jawabku pelan

“semua keputusan ada di tangan kamu.. satu hal yang kamu perlu tahu, apapun keputusan kamu, aku pasti tetep dukung kamu, dan ngehormati semua keputusan yang kamu ambil, ga kan maksa kamu.. ok?”

“hmm..” jawabku pelan

“yaudah sekarang kamu istirahat dulu aja, apapun keputusan kamu, aku tetep sayang kamu, love you dear..”

 

Aku tidak menjawab.. aku tak mampu menjawab..

 

nice dream, hun..” telpon pun terputus.. aku tahu, Rasheed pasti sangat menderita, karena akupun begitu, setidaknya sampai saat ini.. hanya Rasheed lah yang mengisi relung hatiku.. ya.. hanya dia lah lovely ku..

* * *

 

OMG.. Masiyy Bersambung lagi yaaaakkkkkk..:mrgreen:

 

* * *

Oia.. judul lovely ku ituhhh.. diambil karena ga sengajah pas denger lagu apa gitu.. dan dimana gitu.. ga tau juga penyanyi nya siapa.. hehehehe..🙂

“setahuku.. akulah lovely mu.. kau panggil aku babe.. dst nya.. dst nya..”

11 thoughts on “#7 : Lovely ku

  1. kan lunasnya neh cerita !!
    hahahahahaha… benar2 percintaan yang membingungkan ato mang sedang terobsesi akan cinta?
    wkakakakakkakakaka😀

    ratutebu: apa tooohhh ini?? masa aku dibilang terobsesi samah cintahhhh.. ^tabokin^:mrgreen:

  2. memangnya apa namu di phonebook mu?”

    “lovely” jawabku malu, dia tertawa keras..

    >>> kejadiannya hampir mirip…
    >>> salam kenal,

    ratutebu: salam kenal kembali.. ^salaman^ ada bneran yah ceritaku didunia nyata?? deuhhh.. senangnyaaahhhh..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s