Alhamdulillah.. (dapet beasiswa juga)

Setelah lama menunggu, dan dengan deg deg ser tratab-an hatiku..

 

Hari ini akuw buka alamat situs belajar menulis yang waktu itu sempat menawarkan beasiswa..

 

Voilaaaa..

 

Ada namaku diantara lima orang yang terpilih ituuuhhh..

 

Akhirnya, terpilihlah lima nama seperti yang dapat Anda baca di bawah ini.

1. Ferina Meliasanti (Subang, Jawa Barat)

2. Asti Sri Purniyati (Bandar Lampung)

3. Chairiyah Agustina (Banjarmasin)

4. Lutfi Syarifudin (Temanggung, Jawa Tengah)

5. Chosi’in (Ogan Ilir, Sumatera Barat)

 

Alhamdulillahhh.. ucapku penuh syukur..

 

 

Tapi lihat doong alasan kenapa bisa kami yang terpilihh.. 😈

 

kami cukup kecewa karena tidak ada naskah yang benar-benar istimewa. Semua peserta menulis “rayuan” dengan cara yang boleh dikatakan standar: Mereka menceritakan pengalaman dan perjuangan sebagai penulis, lalu berkata dengan penuh percaya diri, “Saya berhak menjadi penerima beasiswa ini karena saya adalah orang yang sangat serius untuk menjadi seorang penulis.”

 

Maksudnyaaahhhhhhh??? 🙄 👿 lihat lagi alas an berikutnyahhhh..

Tapi karena tak ada satu pun naskah lamaran yang menonjol, mau tidak mau kami harus memikirkan “faktor apa lagi pada diri peserta yang akan membuat kami tergoda?”

Alhamdulillah, akhirnya kami ingat:
Sejak awal, Sekolah-Menulis Online ini diniatkan sebagai sarana belajar menulis bagi masyarakat yang kesulitan menemukan pelatihan penulisan offline di daerah mereka. Yang menghadapi masalah seperti ini biasanya adalah teman-teman yang tinggal di kota kecil, atau luar negeri.

Maka, pada program beasiswa angkatan ke-2 ini, kami melakukan dua tahap seleksi. Pada tahap pertama, kami pilih naskah-naskah yang “lumayan bagus” di antara 100-an naskah yang tidak menonjol tersebut. Setelah ketemu, kami memutuskan untuk menetapkan “lokasi geografis” pelamar sebagai faktor penentu.

Duuuuuuuhhhh.. 😳 ya sudahlahhhh.. yang penting itu masih tulisan lima terbaik dari jumlah peserta yang ada :mrgreen:

Pada beasiswa angkatan ke-2 ini, kami merasa sangat gembira karena jumlah peserta melonjak di atas 100 persen. Pada angkatan pertama, pelamar hanya berjumlah 44 peserta. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 103.

Sehubungan dari ituuuhhh.. saiia ga peduli, meskipun menang karena alasan konyol.. toh saiia teteup dapet kesempatan belajar.. bukan begituhhh??

 

Terimakasih untuk sekolah menulis online yang sudah bersedia membagi beasiswa nyah untuk saiia.. :mrgreen:

Iklan

27 pemikiran pada “Alhamdulillah.. (dapet beasiswa juga)

  1. whaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… pengeeeeeeeeeeeeeeennnn….
    ntar ilmu nya bagi bagi ya..

    ratutebu: iyahhh.. terimakasihhh.. nanti saiia bagi-bagi dunk pastinyahhh.. 😉

  2. Selamat…. mat..mat…mattt.

    Kalo ntar jadi penulis bes seler, sayya mesti dapet gratisann. kalo gak dikasih bisa kuwalat.. lat..latttt.

    ratutebu: baiklah.. lah.. lahhh.. 😉

  3. hohohoho….

    mungkinbiar ga cepet puas kale iah….

    tp whatever,,,

    congrats iah….

    ratutebu: baiklaaahhh.. terimakasih ya.. 🙂 semangat!!

    waahh,,,,jadi ikud sneng,,, 🙂

  4. artinya
    yg terpilih dari rekan-rekan adalah
    yang berada di pelosok yak
    alias di pedalaman 😀

    ratutebu: huaaaa.. setidaknya itu kan berada diantara tulisan yang “lumayan” 😈

  5. Dan itu artinya saya TIDAK terpilih sist..
    😦 gpp, nanti saya coba lagi, selamat yah, sukses selalu, alhamdulillah…

    ratutebu: iyahhh mba.. terimakasih.. tetep nyoba ya mbaa.. 🙂

  6. HHmmm …
    Selamat ya mbak …

    BTW komentar dari sekolah menulis itu “tajem” juga ya …
    kalo gak kuat mental pasti down …

    saya tidak mau berfikiran jelek …
    saya yakin ini adalah cara mereka untuk memicu semangat kreatifitas pemenang beasiswa semua … agar tidak cepat berbesar hati … untuk menulis – menulis – menulis … !!!

    ratutebu: iyahhh.. saiia juga mulai berfikir begituhhh.. 😉

  7. alow nie aq Lutfi syarifudin, salah satu pemenang beasiswa,
    aku ambil nonfiksi ,
    kata Bang Jonru, yang akhirnya dapat beasiswa menyusut cuma jadi 3 orang saja.

    salah satnya ada Ferina (Subang) dia jadi temen sekelas aku,
    tapi dia jarang nongol di kelas,..

    salam kenal,..

    temen-temen seperguruan SMO sudah bikin milis laskar penulis, lebih ramai daripada milis smo, kalau belum gabung, segera gabunglah ,…

    tengs,…

    ratutebu: terimakasih infonyaa.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s