Entah Apa

Tidak ada lagi tawa ceria yang menghiasi sudut ruang tamu rumah mungilku, dia yang biasanya mentertawakan semua tingkah polah dan kekonyolanku, telah pergi..

 

Bunda juga memutuskan pergi bersama adik tersayangku, mengikuti ayah yang dipindah tugaskan..

 

Air mata bercucuran mengiringi kepergian orang-orang terkasih..

 

Meski bukan untuk selamanya.. namun mereka semua pernah ada disini, menghias setiap sudut rumah ini, memberi warna pada hidup seorang asti..

 

Saat-saat perpisahan terasa begitu berat, baru kusadari betapa aku kurang menghargai kebersamaan kami..

Waktu-waktu yang terlewatkan olehku di kantor, menikmati pekerjaanku, mengunci diri di dalam kamar dan mogok bicara..

 

Tuhan.. andai waktu bisa diputar kembali.. ingin aku mengulang semua waktu kebersamaan kami, dengan lebih bermakna.. dan dengan lebih baik..

 

Untuk mama.. bapak.. adik-adikku.. dan untuk dia yang entah dimana.. entah sedang apa.. entah bagaimana keadannya.. I LOVE U ALL..

 

P.S. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin yaaaaa..🙂

17 thoughts on “Entah Apa

  1. I love you Asti …

    Sist, kamu percaya gak bahwa ALLAH tidak pernah mengambil apa yang kita miliki selain menggantikan dengan yang lain … apa yang menurut kita indah mungkin tidak untuk ALLAH dan sebaliknya apa yang menurut kita buruk mungkin indah untuk ALLAH.

    Hal yang harus kita percayai adalah iklahs, ini ujian untuk ilmu ikhlasmu … tabah ya sayang, you will never walk alone [ini yang selalu mas Zaki bilang ke saya] dan saya percaya itu.

    Maafkan saya yah, banyak salah semoga puasa ini lebih bermakna buat kita … yok beranjak dari titk nol untuk mengambil hikmah.

    *dibekep* kebanyakan bicara saya …

  2. mbak, kadang kita memang kudu ngalami dulu yang namanya perpisahan buat ngerti gimana berharganya kebersamaan yang pernah kita punya.

    we’re on the same case mbak
    neng pindah kerja ke tempat yang jauh dari keluarga
    dan baru sadar bahwa selama ini gak banyak sebentuk senyum yang udah neng berikan untuk mereka.

    tapi setidaknya bersyukurlah ketika kita memiliki kehilangan itu. karena itu artinya, kita pernah memiliki perasaan memiliki terhadap siapapun itu….

  3. sabar mbak,
    ni aku juga kehilangan besar banget
    tapi InsyaAllah dapet yang baru.
    aku kehilangan kawan2 akrabku di sidoarjo
    sekarang, di madiun, aku pulang kampung
    keluargaku disini semua

    mungkin ini ujian dari Allah mbak
    *bener nggak ya?*

  4. Ping-balik: Recent Links Tagged With "apa" - JabberTags

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s