[penting] Surat Sahabat di Aceh

entah kapan terakhir kali aku bertemu sahabatku semasa putih abu-abu ini, padahal dulu kami sering duduk dibangku kantin menikmati pastel sederhana ala kantin sekolah yang dibandrol 5oo rupiah, ah.. tentusaja dimasa itu aktifitas ini sangat menyenangkan..

tak jarang kami dan beberapa orang teman lain, duduk bersama di pojokan kantin demi menikmati bakso setelah olahraga, sampai terkadang lupa bahwa pelajaran selanjutnya sudah dimulai.

sahabatku itu [dulunya] siswi pindahan dari aceh.. sedikit lain dari aku yang [ga mau dibilang] pecicilan, dia tipikal orang yang santun, lemah lembut, dewasa, dan keibuan..

selama kuliah pun, [kuakui] kami tidak pernah berkomunikasi.. [sudah seharusnya] sekarang saiia berterimakasih pada situs pertemanan yang mempertemukan kami kembali.

kini ia kembali ke aceh, untuk membangun daerah kelahirannya itu melalui bidang pendidikan, hmmm.. tak heran ia menggambil jalur pendidikan ini, karena memang dari penampilannya, sikapnya yang lembut dan penuh kasih ituu.. [pasti jadi guru favorit🙂 ].

hari ini, sebuah pesan darinya nangkring di inbox ku [dan mungkin beberapa teman laiinya], tentang kisahnya [kalau boleh saya bilang: perjuangannya] memberikan pendidikan yang layak untuk anak-anak di aceh.

ini dia suratnya [saya copy paste dari inbox]

Dear My Friendz…

Seperti yang kalian ketahui, 3 tahun terakhir ini dian bekerja di sebuah sekolah yang didirikan melalui dana sumbangan “Indonesia Menangis” yang dikumpulkan oleh salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia bagi para korban tsunami dan konflik di Aceh.
Sekolah tersebut didirikan di atas lahan seluas lebih kurang 7 Ha. Sekolah dengan fasilitas yang hampir sempurna.
Pada awalnya sekolah tersebut memberikan pendidikan gratis bagi seluruh siswa yang berasal dari seluruh kabupaten dan kotamadya di propinsi Aceh, dengan syarat bahwa mereka miskin, korban tsunami, korban konflik, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Namun lambat laun, sumbangan mulai menipis. Orang-orang mulai lupa dengan bencana itu. Dan kini, untuk terus bertahan, sekolah juga akhirnya membuka kelas “non reguler” yaitu kelas bagi siswa yang mampu membayar biaya partisipasi pendidikan (BPP), hingga murid-murid yang mendapatkan beasiswa penuh mendapatkan bantuan subsidi dari teman-temannya yang membayatr BPP.
Tapi sayangnya, subsidi dari BPP dan bantuan dari pemerintah masih belum memenuhi kuota biaya yang dibutuhkan sekolah untuk beroperasi. Oleh sebab itu, Dian memohon bantuan teman-teman sekalian untuk menyisihkan sebagian dari penghasilannya bagi pendidikan anak-anak Aceh di sekolah Sukma Bangsa Pidie. Kami akan sangat senang sekali apabila teman-teman juga mau menjadi orangtua asuh bagi murid-murid kami yang terbagi atas 3 grade, yaitu : SD, SMP, dan SMA.
Sumbangan bisa dikirim melalui rekening LSM

“Lembaga Sukma Mandiri”, ke no rek :

0169850365
a.n Sdr. Baihaqi
BNI Cab. Sigli

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi no telp berikut ini :
Dian_085269957888
Baihaqi_085260135539

Bila ada waktu dan kesempatan, mampirlah ke sekolah kami yang beralamat di :
Komp. Sekolah Sukma Bangsa Pidie
Gampong Pineung, Kec. Peukan Baro
Kab. Pidie

Terimakasih untuk dedikasi yang diberikan oleh teman-teman sekalian. Semoga sumbangan yang diberikan dengan keikhlasan hati, dapat membantu pendidikan bagi anak-anak Aceh.

Hormat Saya,

Dian Safitri Iskandar

 

teman, kalau saja 1 orang membaca surat ini, dengan kesadarannya menyumbangkan sejumlah dana, maka bila ada sepuluh, mungkin seratus, atau seribu orang yang membaca akan lebih banyak dana yang terkumpul..

saya mohon dengan sangat, untuk semua teman yang membaca surat ini, silahkan copy paste kembali.. muat dihalaman anda, dan atau buatlah notes dan sebarkan kembali..

untuk dian [sahabat yang entah kapan saya terakhir bertemu dengannya, dan kapan saya dan dia akan dipertemukan kembali..] saya ingin ia tahu, bahwa saya bangga padanyaa..🙂

sudahkah anda bersedekah hari ini? yuk.. sama sama ulurkan tangan untuk membantu sesama kita yang membutuhkan..🙂

 

terimakasih,

 

salam,

Asti Sri Purniyati a.k.a Ratu Tebu🙂

2 thoughts on “[penting] Surat Sahabat di Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s