tentang wanita itu

wanita itu [tak perlu menyebut sebuah nama] entah mengapa begitu membenciku,

Merenggut semua kebahagiaanku adalah keinginannya,

Mungkin amarah yang menyebabkannya menjadi seperti itu.. Tapi amarah atas apa? Aku bahkan tidak pernah mengusiknya!

Sebuah rasa yang dikenal orang sebagai ‘iri’ sempat melintas difikiranku sebagai alasan ia begitu membenciku..
Tapi iri atas apa? Aku bahkan tak memiliki apapun kecuali cinta yang tanpa syarat dari orang-orang disekitarku..

Kenapa ia ingin juga mencuri nya darikuuu? [dilakukan secara sembunyi sembunyi bukan??]

Iya sayangku.. Aku melihatmu melakukannya.. Aku melihat semua yang telah kau lakukan kepadaku..

Sempat iblis2 itu datang padaku dan membisikkan ‘pembalasan’ tapi semua itu kutepis.. Aku punya Tuhan.. Aku punya Allah.. Semua yang terjadi adalah atas kehendak NYA, atas izin NYA..

Maka, jangan engkau membenciku lagi.. Untuk apa mengotori hatimu dengan kebencian padaku? Sedangkan aku telah memaafkanmu atas luka yang engkau torehkan dihatiku?

Iya, aku memaafkanmu..๐Ÿ™‚

Semua yang terjadi adalah ujian ALLAH atas komitmenku yang tertuang dalam resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, menjadi pribadi yang ikhlas..

Terimakasih.. Mungkin hanya kata itu yang mampu kuucapkan sebagai harga dari pelajaran kehidupan yang engkau berikan.. Pelajaran tentang cinta dan pengkhianatan..๐Ÿ™‚

*just a note.. Untuk seorang wanita nun jauh disana, yang entah karena apa tak mau membalas pesan-pesanku.. Meski aku telah mengatakan kepadanya bahwa aku ikhlas menerima semua sebagai jalan hidupku.. Takdirku.. Dan aku telah memaafkannya atas perbuatannya padaku..

Regards,

Ratutebu๐Ÿ™‚

4 thoughts on “tentang wanita itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s