just a note [untitle]

just a note

Bagaimana jika kamu punya kesempatan untuk melukai perasaan orang yg pernah melukai perasaanmu?

[1] Kamu ambil kesempatan itu
[2] Pass it!

Aku pilih nomor dua!

Bagaimanapun sakit hatinya kita [bapakku bilang], jangan sampai setan menguasai hati dan fikiran kita dan membuat kita memilih ‘pembalasan’.

Who am I?

Tanyakan itu pada diri kita, apakah memang kita merasa diri sudah lebih baik daripada orang yang melukai perasaan kita?

Lalu jika kita membalas dengan luka yang sama apa kita akan menjadi lebih baik?

Ataukah luka kita yang timbul karenanya menjadi hilang dan tak berbekas?

Tidak.. Luka itu tetap disana.. Menjadi lebih buruk dari sebelumnya..

Lebih baik lupakan dan maafkan.. [Prakteknya jelas lebih sulit dr pada menulis tulisan ini], iya..

Tapi sekali lg tanyakan pada diri kita.. Siapa saya?

Sungguh, dalam setiap rasa sakit ada pelajaran yg bisa dipetik.. Dan hanya Allah yg berhak melakukan pembalasan [bukan hak kita].

sekali lagi, hanya catatan kecil pengingat diri.. ๐Ÿ™‚

-xoxo-

Ratutebu

Iklan

8 pemikiran pada “just a note [untitle]

  1. Setuju dengan Chichi! ๐Ÿ˜ˆ

    Bagaimanapun sakit hatinya kita […], jangan sampai setan menguasai hati dan fikiran kita dan membuat kita memilih โ€˜pembalasanโ€™.

    Sebenarnya tidak butuh setan tuk melakukan pembalasan, tapi hati yang tega dan perencanaan yang baik. Lagian sasaran kita adalah “perasaan” si target, bukan fisik atau nyawa dia kan? :mrgreen:

  2. HMM….kalo aq jg lebih milih yg kedua..gak guna ah ngebales sakit ati.mendingan enjoy aja..klo blm sembuh sakit atinya,hapus dia utk sementara waktu dari kehidupan kita..

  3. Pada saat membaca tulisan ini, kita mempunyai waktu untuk berpikir benar. Maka pilihan kita , adalah pilihan yang benar : 2 . Tetapi , pada waktu menghadapi kondisi yang sebenarnya , belum tentu kita berpikir benar. Maka pilihan kita juga belum tentu benar. Maka dengan berlatih berpikir benar , mudah-mudahan , pilihan kita juga benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s