[copas dr milis sebelah] selamat jalan gus

Gus,
Sore itu air menitik rintik menyiram hati
Mendinginkan benak mendidih
Mencuci kulit gersang
Yg panas terpanggang seharian
Yg terburu pulang menjelang tutup tahunan
Sementara jiwa Jenengan berenang menyelami rintik karena ditimbali kakek yg merasa kesepian

Gus,
Sore itu air menitik rintik menyiram hati
Menghangati hati jutaan jiwa
Baik yg selalu bangga menghormat bahkan memuja laku hidup Jenengan
Mungkin juga mereka mereka yg sinis menghina menista lakumu
Sementara jenengan duduk bersila mendengar nasehat kakekmu :
Ilmu iku kalakone kanti laku..
Lakumu wis paripurna
Ayo melu aku

Gus,
Sore itu air menitik rintik menyiram hati
Gerimis tangis hujan airmata
Jadilah itu tanda terimakasih kami
Jadilah itu doa puja kami
Jadilah itu bukti kebenaran lakumu
Jadilah itu bekal minum dijalan yg baru bersama kakek Jenengan

Gus,
Urip mono sekedar pergi bertamu
Bertamu ke rumah tetangga
Ketika Sudah selesai urusanmu
Pulang kembali ke bawah bunga Kamboja
Sugeng Tindak Gus! Gusti Allah menyertaimu selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s