mulai dari tujuan akhir

well,

pada akhirnya, tidak semua hal yang kita inginkan bisa kita peroleh..

tidak semua cita-cita kita bisa tercapai..

saya ingat, waktu kecil dulu rasanya saya pengen jadi dokter.. tapi alih-alih jadi dokter, saya toh jadi pegawai kantoran..

lalu saya pernah pengen punya mall.. jadi pengusaha.. alih2 punya mall, saya cuma jalani onlineshop sama butik kecil yang nyempil diantara para penjahit jeans..πŸ™‚

laluuu.. sekarang saya juga pengen kuliah lagi, tapi bagaimana nanti dengan ‘penghasilan bulanan’ yang biasa saya dapat dari kerja kantoran ini?

*sigh*

memang, dalam hidup ga semua hal isa jalan bareng.. tapi toh kita ga boleh stuck di tempat kaaannn?

kita tetap harus jalan.. fokus kedepan.. pada tujuan akhir yang ingin kita capai..

karenanya, memang perlu kita kembali menelaah tujuan akhir dari kehidupan kitaa.. dan lalu menarik mundur ke waktu yang sekarang..

sehingga kita juga mampu memutuskan dengan lebih mudah, apa yang sesungguhnya kita inginkan..

betul begitu bukaaannn?

ahhh.. saya sendiri juga masih sering bingung..:mrgreen:

13 thoughts on “mulai dari tujuan akhir

  1. Wah sama, saya juga bingung. Pengen ini pengen itu, tapi berarti harus ada yang dikorbankan.
    Yah… sama bingungnya jeng hehee…

    Tapi memang yang penting adalah fokus pada tujuan akhirnya saja, mungkin lebih baik klo diplot dulu 1-1 maunya apa ya..

    • iya mbaa.. membingungkan sangat.. (__!!)
      saya jugah ni masih berusaha fokus ke tujuan akhir..πŸ™‚ jadi apapun nantinyahh kita merujuk kepada tujuan akhir tersebut..πŸ™‚

    • wahahaha.. pilihan si.. mau santai atau fokus pada tujuan akhir.. itu semua pilihan..πŸ™‚
      kita semua pribadi yang punya kehendak bebas untuk merespons stimulus yang dateng ke kitaaa..πŸ˜‰

  2. Hmm kita memang dihadapkan pada pilihan-pilihan, dan pilihan ini makin sedikit saat kita sudah berkeluarga terutama dari sisi perempuan.
    Mungkin karena pengalamanku ini, yang menyebabkan saya mendorong anak perempuanku agar menggantung cita-citanya setinggi langit, karena begitu menikah semua akan berubah, banyak hal yang menjadi tanggung jawab seorang isteri apalagi jika sudah punya anak.

    Masih single tapi keuangan terbatas? Tentu kita harus punya prioritas, dan tujuan hidup ini memang bisa saja berubah, disesuaikan dengan keadaan….namun usahakan tetap berada dijalurnya, sehingga hanya waktu yang tertunda.

    • nahhh.. mengusahakan untuk tetap di jalurnya itu yang susah.. kadang keadaan membuat kita jadi merevisi tujuan akhir.. ahahaha.. ntah bner atau ga keputusan untuk melakukan revisis ini..

      tapi kayaknya si kalo ga keseringa revisinya gpp yaaa..πŸ™‚

      repotnya kan kalo tujuan akhirnya terlalu sering di revisi..:mrgreen:

  3. it’s about paradigma, how you look something, it’s become how you look it.
    kalau soal hidup, keinginan mmg gak lepas dari latar hidup kita.
    tapi saya setuju, kalau kita perlu melihat segalanya diahkir, lalu menariknya. seperti melihat tukang bakso sambil naik speda terus manggil ke kita. hahha *malas*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s