Emas: Lindungi Aset, Wujudkan Impian

Emas untuk Mewujudkan Impian

Setiap orang yang hidup mempunyai impian. Masing-masing orang tentu memiliki impian yang berbeda. Bukan perbedaan jenis impiannya yang menentukan apakah impian itu kelak akan menjadi kenyataan atau hanya menjadi mimpi semata, namun usaha kita-lah yang akan membedakan hasilnya.

Impian itu mungkin merupakan hal besar yang mustahil diwujudkan bila melihat kondisi kita saat ini, karena umumnya setiap proses yang dilalui untuk mewujudkan impian itu tidaklah mudah, penuh rintangan dan tantangan.

Dari riset kecil yang saya lakukan, banyak orang yang bermimpi untuk mencapai kebebasan financial, yang oleh Anthony Robbins dalam bukunya didefinisikan sebagai kondisi keuangan dengan pencapaian investasi yang cukup banyak, relatif aman, dan hasilnya mencukupi untuk kita hidup dengan gaya hidup yang kita inginkan.

Ataukah Anda memiliki impian lain yang juga ingin Anda raih dalam waktu dekat? Coba kita deskripsikan dengan lebih seksama, agar sama-sama bisa kita lihat tampilan visi tentang impian tersebut, misalkan, biaya pendidikan anak, biaya pernikahan, menunaikan ibdaha haji misalnya, atau wisata kesuatu tempat di belahan lain bumi?

Lalu coba Anda hitung kembali, berapa biaya yang Anda butuhkan untuk mencapai impian tersebut?

 

Lalu pertanyaan terbesarnya adalah, bagaimana mewujudkan impian tersebut?

Salah satu jawaban yang sering kali kita dengar adalah menabung, sebagian perencana keuangan bahkan mengatakan menabung 30% dari penghasilan yang didapat dengan cara menyisihkan langsung saat menerima penghasilan tersebut.

Akan tetapi, instrumen apa yang akan kita pilih untuk menjamin bahwa tabungan kita itu akan membawa kita menuju impian kita?

 

Adalah Emas yang merupakan benda yang memiliki nilai yang dapat bermanfaat melindungi nilai harta atau dalam hal ini tabungan kita terhadap resiko inflasi. Selain itu tidak dapat dipungkiri emas juga merupakan objek investasi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dimasa depan walaupun kebutuhan darurat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa emas memiliki manfaat sebagai pelindung nilai aset seiring dengan kontinuitas kenaikan harga emas dari tahun ke tahun, dan emas adalah instrumen yang mempunyai sifat paling likuid diantara semua instrumen investasi.

 

Memperoleh Emas

Sebelum memutuskan cara yang akan digunakan untuk memperoleh emas, terlebih dahulu, kita akan membahas jenis emas yang paling sesuai untuk kita jadikan kendaraan pelindung tabungan dari nilai inflasi. Beberapa beberapa alternatif pilihan jenis emas yang bisa dijadikan investasi, antara lain emas koin, batangan (lantakan), dan emas perhiasan. Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut:

  1. Emas perhiasan dengan kadar kemurnian berkisar antara 18-24 karat bernilai investasi tinggi. Kekurangannya, biaya pembuatan mahal dan kualitas kadarnya bisa menurun jika sering dipakai. Akibatnya, harga jual akan lebih rendah daripada harga beli. Model yang tidak up to date juga membuat nilainya makin turun. Sebab, toko emas harus melebur kembali emas tersebut, sebelum bisa menjualnya.
  2. Emas koin, dinar, dan emas batangan (dikenal dengan sebutan LM – Logam Mulia).
    emas jenis ini meemiliki bentuk yang lebih sederhana dengan biaya cetak yang rendah, tidak bisa dipakai dan hanya bisa disimpan saja. Selain itu, jenis emas ini memiliki cap dan sertifikat dari PT Aneka Tambang (ANTAM), perusahaan transaksi jual-beli emas resmi milik negara. Dengan begitu, nilai harga jual-belinya lebih terjamin, karena mengikuti standar yang berlaku.

Setelah memutuskan jenis apa yang dipilih sebagai instrumen investasi, yang berdasarkan keterangan diatas tentunya tidak sulit memilih emas jenis apa yang kita jadikan pilihan, maka tahap berikutnya adalah, memikirkan bagaimana dapat memperoleh emas dengan tabungan yang kita sisihkan dari penghasilan, yang mungkin bagi anda yang berpenghasilan diatas rata-rata tentu tidaklah terlalu menyulitkan, karena dapat membeli secara langsung dengan membayar kontan senilai harga emas. Namun, kendala muncul bagi mereka yang berpenghasilan dibawah rata-rata atau sering kita sebut dengan golongan menengah kebawah, apakah kesempatan untuk mencapai impian dengan kendaraan berupa tabungan dan investasi emas ini menjadi tidak mungkin bagi mereka? Tentu tidak!

Beberapa institusi pembiayaan dan perbankan tengah gencar memanfaatkan momentum dimana para pakar perencana keuangan dan pengamat Investasi Emas berbagi tips tentang manfaat dari menabung emas melalui blog dan jejaring sosial yang tengah booming beberapa waktu terakhir. Sebut saja Endy Kurniawan dan Rully Kustandar melalui blog dan akun twitter mereka selain berbagi tips juga info seputar harga logam mulia dan dinar berikut tata cara pembeliannya. Satu yang menurut saya menonjol adalah pembelian dengan sistem angsuran atau cicil emas, memang kita dibebani biaya margin cicilan yang berkisar antara 5% sampai dengan 7% setahun, namun disisi lain kita memperoleh kenaikan nilai barang (emas) sampai dengan 10%. Selisih antara kenaikan value barang dan margin yang kita tanggung ini adalah merupakan KEUNTUNGAN lain yang kita peroleh dari skema cicil emas.

Beberapa Bank dengan konsep syariah juga mengadakan program kepemilikan emas dengan sistem cicilan. Saya sendiri lebih sering ke Pegadaian (bukan promosi), mengingat emas yang disediakan mulai dari ukuran 3 gr, 5 gr, 10 gr, 25gr, 50gr, 100gr. Sehingga lebih fleksibel bagi kita untuk menentukan. Beriku contoh tabel cicilan emas di pegadaian per tanggal 9 november 2012 (harus diingat, harga emas berubah setiap hari).

Jadi, Kenapa Belum Menabung Emas?

Setelah penjabaran tentang keuntungan Emas, atau dalam hal ini fokuskan pada Logam Mulia dalam bentuk Emas batangan, masihkah anda tertarik menabung dengan sitem konvensional? Belum lagi kenyataan bahwa kelak laju pertumbuhan tabungan Anda bahkan tidak akan mampu menyaingi laju inflasi, layak Anda pikirkan untuk beralih menabung Emas. Sekali lagi, Emas terbukti mampu melindungi aset dan mewujudkan impian anda.

***

DISCLAIMER :

Tulisan ini pernah saya ikut sertakan dalam lomba menulis yang diadakan BRI Syariah. Karena belum beruntung, saya modifikasi sedikit dan saya kirimkan untuk dapat diterbitkan dalam tabloid TAWON edisi November 2012 (entah nanti dimuat apa gak :mrgreen: )

Bukan Promosi PEGADAIAN, bukan karyawan Pegadaian, Bukan Keluarga Karyawan Pegadaian. hanya nasabah. TIDAK DIBAYAR untuk promosi. bukan juga ikutan lomba ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s