Tegas [bukan] Kejam

beberapa hari terakhir ini saya memikirkan tindakan-tindakan yang telah saya lakukan kepada orang-orang disekitar saya, lalu terlintas sebuah pikiran yang harus saya renungkan kembali:

apakah selama ini saya cukup tegas dalam mengambil sikap?

ataukah

saya terlihat tegas, padahal kejam?

hal kecil yang menurut saya patut dibahas lebih dalam.
menurut sumber yang tidak dapat saya sebutkan.. *eh, ini apa sii?:mrgreen:

Kejam (ruthless) adalah mengambil alih atau membuang, terutama di saat-saat sulit, atau secara tak beralasan memecat orang tanpa suatu pertimbangan yang mendalam.

tentu saja berbeda dengan sikap tegas (rigorous) adalah secara konsisten menerapkan standar di setiap waktu dan di setiap level, terutama pada manajemen tingkat atas.

terkait dengan hal itu, tadi ceritanya saya sedang membedakan antara ketegasan pak iwan (teman kantor) dengan kekejaman saya👿

betapa tidak? pak iwan yang notabene terkenal galak itu menurut saya adalah bersikap tegas. dengan ekspresi wajah datar masih bisa meminta orang dengan sopan dan baik-baik: ‘parkirnya dibelakang aja ya pak’ sementara saya dengan cerewetnya: ‘ini kendaraan siapa?! suruh pindahin!’ bwahahahaha.. pantaslah saya belakangan jadi ngalah-ngalahi komandan (kata pak satpam).

yasudahlah!

maapkan saya yaaa.. *yang dimintain maaf gak baca tulisan ini* yasudahlah. saya berkaca dan akan memperbaiki.

*janji pada diri sendiri, mudah-mudahan yang ini bisa ditepati*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s