langkah kecil nan berarti

Setelah beberapa lama berkutat dengan pikiran yang maha dahsyat tentang ‘bagaimana mengelola sampah’ saya menemukan beberapa aatikel terkait tentang hal itu, misalnya saja:

1.     Mengolah sampah organik hasil limbah rumah tangga menjadi kompos.

Awalnya saya terbayang halaman belakang rumah saya tentu akan sedikit kumuh sepertinya. belum lagi sudah kebayang rumitnya. lalu saya sudah melewatkan ide ini, dan menguburnya dalam-dalam, akh.. nanti malah bau busuk, begitu pikir saya.

2.      Membuat Bank Sampah

Saya lalu mencari tahu tentang bank sampah, beberapa artikel di google tentang pembuatan bank sampah dan bagaimana orang tentu akan sangat senang bila ternyata bisa menghasilkan uang dari sampah-sampah mereka sendiri. tapi, lagi-lagi saya terkendala tempat dan pengelolaannya, karena saya tidak mungkin bisa mengelolanya disela-sela jam kerja. akh.. lagi-lagi saya harus mengubur ide tentang bank sampah ini.👿

3.      Memisahkan Sampah

Pada akhirnya hanya ide untuk memisahkan sampah kering dan basah ini menjadi dua bagian terpisah hanya supaya memudahkan para pengelola sampah itu untuk memisahkan sampah-sampah itu. inipun masih terkendala karena tong sampah di rumah saya seringkali ketuker dengan tong sampah tetangga saya, akibatnya tong sampah yang seharusnya menggunakan dua warna berbeda, pada akhirnya hanya 1 warna. dan si #embak pun sedikit terganggu, karena kebingungan menentukan sampah yang basah dimana dan sampah yang kering yang mana, tong yang sedia nya berwarna biru dan orange, kini dua-duanya berwarna biru (sampah basah).

namun hal itu masih teratasi dengan baik..🙂 meski beberapa kali kami harus terpaksa menunggu mas-mas dengan truk sampah untuk memberi tahukan bahwa sampah kami yang kami letakkan di tong sebelah kanan adalah sampah basah.

nah.. apa yang hendak saya sampaikan hari ini, adalah bahwa sannya saya terkesima oleh artikel mas indra kh disini *maap tanpa permisi saya comot fotonya ya mas*

pengolahan kompos (dok. indrakh)

lihat.. tidak ada kesan bau, tidak ada kesan kumuh..🙂 cool..

saya jadi terinspirasi mengolah kompos dengan cara yang sama.. eh, itu harga drum nya ada yang lebih murah gak si? drum bekas yang dijual second gitu misalnya?:mrgreen:

berangkat dari ide yang besar dan semangat untuk kebaikan umat manusia dan alam semesta, mari kita lakukan bersama, karena setiap langkah kecil kita untuk menyelamatkan bumi, tentu saja sangat berarti untuk masa depan dunia.

5 thoughts on “langkah kecil nan berarti

  1. coba search kompos Takakura deh, keknya cocok buat kebutuhan rumah tangga ^^
    kl mau membuat sendiri bisa buka-buka dari awal blog ini: http://blogsampah.blogsome.com blog ini sumpah inspiratif banget🙂

    mungkin sudah ada yang jual sih sama ‘starter’nya, tinggal googling aja yah. Yang saya tau yg jual ada PUSDAKOTA di Surabaya & BINTARI di Semarang ^^
    lainnya itu sepertinya hanya adaptasi, GOODLUCK🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s