Lowongan Dokter Umum dan Gigi Perusahaan Sugar Group Companies

Lowongan Dokter Umum dan Gigi Perusahaan Sugar Group Companies – Sugar Group Companies adalah perusahaan perkebunan dan pabrik gula di Lampung, mengajak Anda untuk bergabung bersama perusahaan kami guna menempati posisi sebagai:

Dokter Umum dan Gigi Perusahaan

Kualifikasi:
– Dokter Umum (3 orang) dan Dokter Gigi (3 orang)
– Usia maksimal 35 tahun
– IPK minimal 3.00
– Berpengalaman kerja sebagai dokter umum/gigi minimal 1 tahun
– Bersedia bekerja full time dan tinggal di site (tempat akan disediakan oleh perusahaan)
– Tersedia gaji yang menarik

Kelengkapan berkas lamaran:
1. Surat lamaran
2. Pas foto ukuran 4×6 cm sebanyak 2 lembar
3. Foto copy KTP
4. Curriculum Vitae (CV)
5. Foto copy Ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir
6. Foto copy uji kompetensi nasional yang dilegalisir
7. Foto copy surat tanda registrasi (STR) yang sudah dilegalisir

Tata cara pendaftaran:
Untuk berkas lamaran dan informasi lain mengenai gaji dan fasilitas yang akan didapatkan, silakan menghubungi via email: sgc.lampung@gmail.com
(Subject: Dokter Umum/Gigi_Nama)

Batas akhir pendaftaran adalah tanggal 30 Mei 2015 dan untuk waktu dan tempat test akan diinformasikan kemudian.

Source: Ditulis ulang dari Tribun Lampung, 20 April 2015

You are never too old to dream a new dream

kalian punya mimpi?
pasti punya dong..
saya jugak *terus maksudnya apa?* :mrgreen:

jadi begini ceritanya.. 🙂
beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk ikut dan ambil bagian dalam sebuah kompetisi bergengsi eciee.. sebentar saya BOLD dulu KOMPETISI BERGENGSI eh iya gitu? katanya si gituu.. ^^

jadi kompetisi ini sesungguhnya adalah #BMBC2013 which is known as Bandung Marching Band Championship yang mana penyelenggaranya adalah yayasan Grand Prix Marching Band. cukup bergengsi bukan? *kibas rambut*

lalu, intinya adalah.. biasanya peserta yang mengikuti BMBC adalah anak-anak muda sodara-sodara.. dan baru kali ini ada ROMBONGAN IBU-IBU ikut jadi peserta..

emmm.. saya sih field commandernya *purapuratersipupadahalpamer*

nah.. herannya lagi, dengan banyaknya peserta muda yang ikut, kita di ranting cabang lomba PERKUSI dapat juara 4. *eh, 4 itu masih juara bukan? :mrgreen:

menurut saya si tetap juara yaa.. ini dia piagamnyaa:

kerenkann? #gagalfokus pada judul *toyor*

hahaha.. bukan itu intinya.. saya si sebelumnya tidak pernah bermimpi untuk menang kejuaran perkusi yaa.. tapi sekarang saya punya mimpi one day saya pasti menang.. we never too old to dream a new dream, right?

jadi apa MIMPI BARU MU?

Back To Work!

hello fellas!

long time no see you.. *dancing*

Getting back to work after a long-vacation seems like a simple thing, but for me actually difficult! kind of vacation-lag or say it post-vacation blues!

Almost everyone who enjoys traveling is subject to what is commonly known as the post-vacation blues,a type of stressed or blue mood that can affect you in the period after returning from a long-awaited vacation.

Having to get back into the routine of work, like i said before, can be a source of distress, disorientation and discomfort.

a few tips to overcome this symptoms that i learn from another post-vacation-blues is by planning another vacation! :mrgreen:

you know life will be more easier if you know that you have another vacation to look forward to!

okay, my next vacation will be on October or November.. lets plan it and enjoy this-coming-back-to-work-after-long-vacation!

Fyi: i started my vacation from 24 July until today!

 

happy Monday everyone!

 

Ke jakarta pas puasa itu.. sesuatu

Jadi, besok ini kebagian tugas ke jakarta (lagi). Karena baru dr jakarta, maka anak2 tidak dibawa lagi, mengingat minggu depan juga akan ke jakarta (lagi) trus bablas cuti.

Nah berhubung rapatnya jam 10 which is tidak terlalu pagi, saya berangkat dan pulang dihari yang sama.

Padahal kan lumayan lihat ibu kota.. tapi karena bulan puasa dan juga saya pilek eh, gak ada hubungannya. Intinya, saya gak bisa jajan2 dijakarta.

Alamat bakal sahur dan buka di kebon dehh..

Yasudah, ini hanya pepesan kosong karena saya kangen pengen makan apple pie. Hmm.. bungkus bisa gak yaa?

image

langkah kecil nan berarti

Setelah beberapa lama berkutat dengan pikiran yang maha dahsyat tentang ‘bagaimana mengelola sampah’ saya menemukan beberapa aatikel terkait tentang hal itu, misalnya saja:

1.     Mengolah sampah organik hasil limbah rumah tangga menjadi kompos.

Awalnya saya terbayang halaman belakang rumah saya tentu akan sedikit kumuh sepertinya. belum lagi sudah kebayang rumitnya. lalu saya sudah melewatkan ide ini, dan menguburnya dalam-dalam, akh.. nanti malah bau busuk, begitu pikir saya.

2.      Membuat Bank Sampah

Saya lalu mencari tahu tentang bank sampah, beberapa artikel di google tentang pembuatan bank sampah dan bagaimana orang tentu akan sangat senang bila ternyata bisa menghasilkan uang dari sampah-sampah mereka sendiri. tapi, lagi-lagi saya terkendala tempat dan pengelolaannya, karena saya tidak mungkin bisa mengelolanya disela-sela jam kerja. akh.. lagi-lagi saya harus mengubur ide tentang bank sampah ini. 👿

3.      Memisahkan Sampah

Pada akhirnya hanya ide untuk memisahkan sampah kering dan basah ini menjadi dua bagian terpisah hanya supaya memudahkan para pengelola sampah itu untuk memisahkan sampah-sampah itu. inipun masih terkendala karena tong sampah di rumah saya seringkali ketuker dengan tong sampah tetangga saya, akibatnya tong sampah yang seharusnya menggunakan dua warna berbeda, pada akhirnya hanya 1 warna. dan si #embak pun sedikit terganggu, karena kebingungan menentukan sampah yang basah dimana dan sampah yang kering yang mana, tong yang sedia nya berwarna biru dan orange, kini dua-duanya berwarna biru (sampah basah).

namun hal itu masih teratasi dengan baik.. 🙂 meski beberapa kali kami harus terpaksa menunggu mas-mas dengan truk sampah untuk memberi tahukan bahwa sampah kami yang kami letakkan di tong sebelah kanan adalah sampah basah.

nah.. apa yang hendak saya sampaikan hari ini, adalah bahwa sannya saya terkesima oleh artikel mas indra kh disini *maap tanpa permisi saya comot fotonya ya mas*

pengolahan kompos (dok. indrakh)

lihat.. tidak ada kesan bau, tidak ada kesan kumuh.. 🙂 cool..

saya jadi terinspirasi mengolah kompos dengan cara yang sama.. eh, itu harga drum nya ada yang lebih murah gak si? drum bekas yang dijual second gitu misalnya? :mrgreen:

berangkat dari ide yang besar dan semangat untuk kebaikan umat manusia dan alam semesta, mari kita lakukan bersama, karena setiap langkah kecil kita untuk menyelamatkan bumi, tentu saja sangat berarti untuk masa depan dunia.

Tegas [bukan] Kejam

beberapa hari terakhir ini saya memikirkan tindakan-tindakan yang telah saya lakukan kepada orang-orang disekitar saya, lalu terlintas sebuah pikiran yang harus saya renungkan kembali:

apakah selama ini saya cukup tegas dalam mengambil sikap?

ataukah

saya terlihat tegas, padahal kejam?

hal kecil yang menurut saya patut dibahas lebih dalam.
menurut sumber yang tidak dapat saya sebutkan.. *eh, ini apa sii? :mrgreen:

Kejam (ruthless) adalah mengambil alih atau membuang, terutama di saat-saat sulit, atau secara tak beralasan memecat orang tanpa suatu pertimbangan yang mendalam.

tentu saja berbeda dengan sikap tegas (rigorous) adalah secara konsisten menerapkan standar di setiap waktu dan di setiap level, terutama pada manajemen tingkat atas.

terkait dengan hal itu, tadi ceritanya saya sedang membedakan antara ketegasan pak iwan (teman kantor) dengan kekejaman saya 👿

betapa tidak? pak iwan yang notabene terkenal galak itu menurut saya adalah bersikap tegas. dengan ekspresi wajah datar masih bisa meminta orang dengan sopan dan baik-baik: ‘parkirnya dibelakang aja ya pak’ sementara saya dengan cerewetnya: ‘ini kendaraan siapa?! suruh pindahin!’ bwahahahaha.. pantaslah saya belakangan jadi ngalah-ngalahi komandan (kata pak satpam).

yasudahlah!

maapkan saya yaaa.. *yang dimintain maaf gak baca tulisan ini* yasudahlah. saya berkaca dan akan memperbaiki.

*janji pada diri sendiri, mudah-mudahan yang ini bisa ditepati*

Pentingnya Sosialisasi Undang-Undang

Setelah kemarin ada Undang-Undang Perkoperasian, apa sudah ada sosialisasi yaa?

Begini.. suatu produk hukum bisa saja ditafsirkan ‘berbeda’ oleh beberapa kepala. oke, sekelas undang-undang memang seharusnya sudah tidak multi tafsir yaa.. tapi dengan penjelasan pasal yang lagi-lagi tulisannya CUKUP JELAS untuk hal-hal yang sebetulnya tidak jelas, kan justru bisa mengantarkan kita kepada pemahaman yang salah.. betul begitu betul? hihihihi :mrgreen:

nah, ini kenapa perlu sosialisai, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya multi tafsir.

contoh adalah Undang-Undang Perkoperasian yang kemaren sudah dibahas disinih:

https://ratutebu.wordpress.com/2013/01/14/pro-dan-kontra-dibalik-undang-undang-perkoperasian/

Ada enam substansi penting yang harus disosialisasikan kepada masyarakat dan gerakan koperasi yang dirumuskan bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Hukum Dan Ham serta Dewan Perwakilan Rakyat, apa sajakah ituuu? ini dia lansiran dari web-nya depkop:

Pertama, nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, menjadi dasar penyelarasan bagi rumusan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi, sesuai dengan hasil kongres International Cooperative Alliance (ICA).

Kedua, untuk mempertegas legalitas koperasi sebagai badan hukum, maka pendirian koperasi ha-rus melalui akta otentik. Pemberian status dan pengesahan perubahan anggaran dasar merupakan wewenang dan tanggungjawab Menteri.

Ketiga, dalam hal permodalan dan selisih hasil usaha, telah disepakati rumusan modal awal Koperasi, serta penyisihan dan pembagian cadangan modal. Modal Koperasi terdiri dari setoran pokok dan sertifikat modal koperasi sebagai modal awal.

Selisih hasil usaha, yang meliputi surplus hasil usaha dan defisit hasil usaha, pengaturannya dipertegas dengan kewajiban penyisihan kecadangan modal, serta pembagian kepada yang berhak.

Keempat, ketentuan mengenai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) mencakup pengelolaan maupun penjaminannya. KSP ke depan hanya dapat menghimpun simpanan dan menyalurkan pinjaman kepada anggota.

Koperasi Simpan Pinjam harus berorientasi pada pelayanan pada anggota, sehingga tidak lagi dapat disalahgunakan pemodal yang berbisnis dengan badan hukum koperasi. Unit simpan pinjam koperasi dalam waktu 3 (tiga) tahun wajib berubah menjadi KSP yang merupakan badan hukum koperasi tersendiri.

Selain itu, untuk menjamin simpanan anggota KSP diwajibkan menjaminkan simpanan anggota. Dalam kaitan ini pemerintah diamanatkan membentuk Lembaga Penjamin Simpanan Anggota Koperasi Simpan Pinjam (LPS – KSP) melalui Peraturan Pemerintah (PP).

Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah yang sangat fundamental dalam pemberdayaan koperasi, sehingga koperasi dapat meningkatkan kepercayaan anggota untuk menyimpan dananya di koperasi.

Pemerintah juga memberi peluang berkembangnya koperasi dengan pola syariah yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Kelima, pengawasan dan pemeriksaan terhadap koperasi akan lebih diintensifkan. Dalam kaitan ini pemerintah juga diamanatkan untuk membentuk Lembaga Pengawas Koperasi Simpan Pinjam (LP-KSP) yang bertanggung jawab kepada Menteri melalui peraturan pemerintah.

Hal tersebut dilakukan pemerintah, merupakan upaya nyata agar KSP benar-benar menjadi Koperasi yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, dan sebagai entitas bisnis yang dapat dipercaya dan sejajar dengan entitas bisnis lainnya yang telah maju dan berkembang dengan pesat dan profesional.

Keenam, dalam rangka pemberdayaan koperasi, gerakan koperasi didorong membentuk suatu lembaga yang mandiri dengan menghimpun iuran dari anggota serta membentuk dana pembangunan, sehingga pada suatu saat nanti. Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) akan dapat sejajar dengan organisasi Koperasi di negara-negara lain, yang mandiri dapat membantu Koperasi dan anggotanya.

sumber: http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1124:sosialisasi-undang-undang-perkoperasian-nomor-17-tahun-2012&catid=54:bind-berita-kementerian&Itemid=98

tolong yaa.. kalo ada sosialisasi dimana gitu saya diundang/.. biar makin pinter *dibalangsendal* :mrgreen: