[note] Mangkir = PHK Kualifikasi Pengunduran diri

#mesti udah males aja ya bawaannya pas baca judulnya ūüė¶ tenang.. ini posting pendek kok.. just a note ūüėÄ

mumpung masih segar dalam ingatan! jadi gini, banyak orang yang mengambil jalan pintas dengan mangkir, biar di PHK dari pada harus mengundurkan diri, why? Karena dikiranya kalo di PHK dapat kompensasi lebih besar! BIG NO! Salah besar..

well, definisi mangkir tidak akan saya bahas lebih lanjut, bakal panjang bgt ni postingannya #hew

saya Cuma mau sedikit menggaris bawahi tentang PHK Karena mangkir dikualifikasikan sebagai mengundurkan diri (resign).

Gak percaya? Coba deh baca Pasal 168 ayat (1) Undang-Undang 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, menyebutkan bahwa Pekerja/buruh yang mangkir selama 5 (lima) hari kerja atau lebih berturut-turut tanpa keterangan secara tertulis yang dilengkapi dengan bukti yang sah dan telah dipanggil oleh pengusaha 2 (dua) kali secara patut dan tertulis dapat diputus hubungan kerjanya karena dikualifikasikan mengundurkan diri.

Bener kan? Jadi hak-hak nya tentu mengundurkan diri. Begitulah kira-kira ūüėÄ

info lowongan kerja lagiii

mohon bantuannya untuk menginformasikan lowongan kerja untuk rekan-rekan…

atas bantuannya, kami mengucapkan terima kasih.

lowongan penerjemah Indonesia – Mandarin

untuk 40 posisi.
Status Freelance. 
Bisa dikerjakan di rumah.
Hasil pekerjaan bisa diemail.
Lebih disukai yang berpengalaman menerjemahkan untuk Subtitling.
Terbuka untuk penerjemah biasa dengan syarat berkenan dilatih menerjemahkan untuk Subtitling.
Informasi pendaftaran,
silakan hubungi :

Contact Information  :
Bpk Rasminto РSubtitling Coordinator Email : rasminto@rcti.tv

Phone : 530 3550 / 530 3540 ext. 2962

Lamaran ditutup 1 April 2010.

Terima kasih
Yolanda K. Harun
Translator & Editor Officer Programing-Subtitli ng
RCTI
yolanda.myrna@ rcti.tv

Bingung Mau Ngomong Apa **

hihihihi.. :mrgreen:

kalo cuma ngomong doang, aku sii bisa-bisa ajah..

tapi kalo ngomong omongan yang berbobot, ada nilai edukasinya, dengan bahasa yang mudah dimengerti, artikulasi yang jelas dan intonasi yang baik.. (didepan publik pulaaa… *kurang lebih 84 orang peserta.. duuhhh.. ūüė¶ tampak agak mengerikan bukan…??? )

materi soal industrial relations si ada.. udah buat.. kebanyakan malah sepertinyaa.. dan masih bingung mesti ngomong dari manaaaa..

*sepertinya aku demam panggung..

*katanya mba ayu, audience nya dari berbagaimacam latar belakang pendidikan (jadi, dalam setiap kalimat yang aku pake, diksinya harus pas..)

(melihat ke materiku.. *ini si lebih cocok jadi materi acara seminar praktisi ketenagakerjaan.. dowhhh..)

*mau minta bantuan revisi, pak wiwit masiy ada negosiasi.. deuhhh..

sepertinya mesti kukerjakan sendiri niii..

bwaaaahhh.. kok bisa aku kebagian ikut presentasi??

mudah-mudahan ga demam panggung.. khie3 :mrgreen:

wish me luck ya guys.. xoxo

Lowongan Kerja PT GMP

guys.. ada info loker di GMP nni..

Urgently need

Urgently need

cepetan yaaaa.. sebelum terlambat!!!

kalo gambar ga kebaca, silahkan klik kanan pada gambar,

trus pilih “save picture as”

okehhh??

———————————————————————————————

karena banyak yang bilang ga keliatan, ini dia versi word nyaaa..

PT Gunung Madu Plantations didirikan pada tahun 1975 dan berstatus Penanaman Modal Asing, merupakan salah satu pelopor indrustri gula nasional yang mempunyai perkebunan tebu & pabrik gula di luar pulau Jawa tepatnya berlokasi di Desa Gunung Batin Baru, Kabupaten Lampung Tengah dengan luas areal Hak Guna Usaha ¬Ī 35.000 ha.

Visi PT Gunung Madu Plantations adalah Menjadi Produsen gula yang paling Efisien dan Kompetitif di ASEAN dengan menerapkan sistem pertanian berkelanjutan dan menciptakan peluang usaha berbasis pertanian serta pengembangan produk.  Seiring dengan perkembangan usaha pemasaran, Gula GMP  telah dikenal semua kalangan konsumen karena memiliki keunggulan berupa citarasa khas dengan aroma gula yang lebih segar dan alami. Gula GMP  juga telah mendapatkan Sertifikat Pangan Standar Internasional ( HACCP  & Standard GMP B+ ) serta sertifikat halal 100 % dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

1. PLANTATIONS OFFICER ( 8 Orang )              Kode Posisi :  S1    PO

Bertanggung  jawab untuk mengatur dan mengawasi pekerjaan budidaya                     tanaman tebu di Lapangan .

       S1 Pertanian Jurusan Budidaya / Agronomi dan Ilmu Tanah

2.¬†WORKSHOP OFFICER ( 2 Orang )¬† Kode Posisi :¬† S1 –¬† WO

Bertanggung jawab dalam menangani pekerjaan perbaikan dan perawatan                        kendaraan, alat dan mesin pertanian.

       S1 Teknik Pertanian / Mekanisasi Pertanian

3. PROCESSING OFFICER ( 1 Orang )   Kode Posisi :  S1    FO

Bertanggung jawab dalam menangani proses pengolahan tebu menjadi gula                       di area pabrik.

       S1 Teknik Kimia

4. PLANT ADMINISTRATIONS OFFICER ( 2 Orang )             Kode Posisi :  S1 РPAO

Bertanggung jawab dalam menangani pekerjaan administrasi dan pelayanan               kepersonaliaan karyawan di bagian perkebunan.

       S1 Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian / Agribisnis

       S1 Ekonomi Manajemen

       S1 Informatika

5. FACTORY ADMINISTRATIONS OFFICER ( 1 Orang )   Kode Posisi :  S1 РFAO

Bertanggung jawab dalam menangani pekerjaan administrasi dan pelayanan               kepersonaliaan karyawan di bagian pabrik.

       S1 Teknik Industri

6. ADMINISTRATIONS  OFFICER ( 2 Orang )     Kode Posisi :  S1    AO

Bertanggung jawab dalam menangani masalah administrasi umum, SDM dan               Supporting unit.

       S1 Ekonomi

PERSYARATAN UMUM S1

1. Laki Рlaki.

2. Usia Max 30 tahun.

3. Index Prestasi Kumulatif Minimal 3,00.

4. Bersedia ditempatkan di lokasi perkebunan.

^^

 

 

1. PENGAWAS KEBUN  ( 9 Orang )           Kode Posisi :   D3      PK

Bertugas mengatur pekerjaan budidaya tanaman tebu di lapangan.

       D3 Pertanian Jurusan Budidaya / Agronomi, Ilmu tanah, HPT.

2. MEKANIK PERTANIAN  ( 3 Orang ) Kode Posisi :   D3     MP

Bertugas menangani perbaikan dan perawatan kendaraan, alat – alat dan mesin pertanian.

       D3 Teknik Pertanian / Mekanisasi Pertanian

3. MEKANIK PABRIK  ( 5 Orang )              Kode Posisi :   D3    MF

Bertugas menangani perbaikan, perawatan dan penggunaan mesin Рmesin  produksi gula

       D3 Teknik Mesin

4. PROSES PABRIK  ( 3 Orang )                Kode Posisi :   D3    PP

Bertugas menangani proses pembuatan gula di pabrik.

       D3 Teknik Kimia

5. INSTRUMEN PABRIK ( 2 Orang )   Kode Posisi :   D3     IP

Bertugas menangani perbaikan, perawatan,  penggunaan instrumen & alat Рalat  listrik di pabrik

       D3  Teknik Elektro

6. ADMINISTRASI  ( 3 Orang )        Kode Posisi :   D3     ADM

Bertugas menangani pelaksanaan administrasi di bagian perkebunan

          D3  Informatika

7.¬† PENGAWAS LAPANGAN (1 Orang) Kode Posisi :¬† D3 ‚Äď PL

        Bertugas menangani pelaksanaan dan pengawasan bangunan                 di lapangan

               D3  Teknik Sipil

PERSYARATAN UMUM  D3

1. Laki Рlaki.

2. Usia Max 30 tahun.

3. Index Prestasi Kumulatif Minimal 2,75.

4. Bersedia ditempatkan di lokasi perkebunan.

SURAT LAMARAN  KERJA  DILENGKAPI  DENGAN

1.     Copy izasah terakhir yang sudah dilegalisir 2.         Transkip Akademik

2.     Pas foto terakhir uk. 4x6cm 3 (tiga) lembar  4.         Daftar Riwayat Hidup

3.     Copy KTP 1 (satu) lembar

Surat Lamaran kerja beserta Amplop diberi KODE POSISI disebelah kanan atas dan dikirimkan kepada :

BAGIAN HRD

PT GUNUNG MADU PLANTATIONS

JL. GATOT SUBROTO NO. 108  BANDAR LAMPUNG  35226

Selain memenuhi persyaratan tersebut di atas, hanya lamaran yang telah masuk di kantor HRD PT Gunung Madu Plantations setelah 8 Mei 2008        sampai paling lambat tanggal 10 Januari 2009  yang akan dipanggil untuk mengikuti seleksi.

( Berkas lamaran dapat juga diserahkan  langsung saat sosialisasi di Universitas )

 

 

Hubungan Industrial ^sebuah catatan lain^

Dalam bagian Introduction untuk buku yang ditulisnya bagi Asosiasi Hubungan Industrial Internasional (IIRA) (diterbitkan ILO dengan judul The global evolution of industrial relations: events, ideas, and the IIRA), Prof. Bruce Kaufman (2004, pp.1-2) menulis:

 

“In its negative aspect, industrial relations was a reaction against the waste, human suffering and social injustice associated with unrestrained profit making and employer power in nineteenth- and early twentieth-century capitalism… these evils led to deplorable conditions and many hardship for a large bulk of the workforce, precipitating considerable political agitation, mounting class conflict between capital and labour, and a rising tide of labour strikes and protest. Out of these tensions and conditions grew a number of revolutionary and reform movements, with the more radical groups dedicated to the overthrow of capitalism and the wage system, while the more moderate ones sought to work within capitalism but soften and humanize its rough edges.”

 

“In its positive aspect, industrial relations arose from a conviction that the conditions of work and the relations between bosses and bossed could be improved progressively through a combination of scientific discovery, education, legal reform, institutional building, and appeal to a higher sense of ethics and social responsibility. Key work-related objectives shared by early participants in the field were closer cooperation and harmony between employers and workers; more secure, stable and plentiful jobs; a better balance of bargaining power between company and employee and improved wages, hours and conditions of employment; and provision of basice democratic rights and processes in workforce governance.”

 

Menurut Kaufman, sebagai sebuah bidang ilmu dan praktik, Industrial Relations (IR) lahir didorong oleh berbagai peristiwa dan ide di seputar muncul dan berkembangnya ekonomi industri dan kepemerintahan yang demokratis di negara2 maju/barat.

 

Bruce Kaufman adalah profesor ekonomi di Georgia State University di Atlanta, USA. Ia adalah ahli dalam bidang ekonomi ketenagakerjaan, hubungan industrial, dan manajemen sumber daya manusia. Bruce adalah seorang pembicara yang sangat menawan karena selalu berupaya berinteraksi dengan audiencenya dan terutama ia datang dengan temuan dan pemikirannya yang tajam dan menstimulasi pemikiran audience.

 

Buku yang ditulisnya ini adalah salah satu buku terbaik di bidang Industrial Relations.

disclaimer: khusus buat mas joey nya mba chichi¬†yang baru jadi orang tua.. ^kalian pasti jadi orang tua yang HEBAT^ , mas joey¬†yang waktu ituh katanya mau nyari buku tentang hubungan industrial.. check this out.. ūüôā

Kemana Setelah Pensiun??

HIDUP MAKMUR, SEHAT, BEBAS SECARA FINANSIAL DIMASA PENSIUN, MUNGKINKAH ITU?

Begitulah yang tertulis dibalik buku yang saya beli itu. Saya memanglah bukan orang yang tepat bila anda hendak bertanya tentang pensiun atau masa pensiun, karena pengalaman hidup saya tentang pensiun kalah telak dengan Bapak dan Ibu (para pembaca sekalian), satu-satunya pengalaman pensiun yang saya alami adalah, menyaksikan kakek saya pensiun dari pekerjaannya sebagai kepala sekolah SMP negeri weleri.

Saya juga bukanlah orang yang tepat untuk anda bertanya tentang menulis yang baik, karena jujur saja, saya tidak pernah mengenyam pendidikan khusus menulis. Tapi mungkin saja saya orang yang tepat bila anda hendak bertanya tentang buku, dan saya juga orang yang punya kemampuan bercerita yang (saya kira) sedikit lebih baik (saya tegaskan sekali lagi : Cuma sedikit) dari rata-rata.

Kali ini, jangan sebut tulisan saya sebagai resensi, karena ini jauh sekali dari resensi. Namun bukan juga cerpen, atau bahkan hanya pepesan kosong. Saya berharap tulisan ini dapat sedikit memberi gambaran tentang buku yang saya beli beberapa waktu yang lalu.

Berikut data buku tersebut:

 buku1.jpg

JUDUL                         : The New Retirement РMeraih  Kebebasan Finansial dan Kehidupan Impian Anda di Masa Pensiun.

Pengarang                 : Dan Benson

Penerbit                     : PT Buana Ilmu Populer (BIP) Kelompok Gramedia, Jakarta.

Tahun Penerbitan : 2005

Dalam buku ini, Benson menuliskan tentang nasihat keuangan, dan inspirasi untuk menjalani kehidupan secara memuaskan pada masa pensiun dengan format dan kombinasi tulisan yang sangat mudah untuk dipahami. Dalam buku ini juga ditunjukkan cara mewujudkan impian para calon purnakarya yang menginginkan masa depan yang menyenangkan dan mandiri secara finansial.

Melalui Tujuh Pilar Kemandirian yang menawarkan langkah-langkah praktis yang dapat Anda ambil di usia berapapun untuk membuat masa-masa keemasan Anda lebih terjamin dan menyenangkan, menjadikan buku ini sebagai buku yang mampu menjawab pertanyaan tentang ‚ÄėBagaimana aku bisa memanfaatkan sisa hidupku secara maksimal?’ sehingga kita dapat menyiapkan diri untuk menjejakkan kaki, menggapai, dan mengembalikan waktu-waktu paling menyenangkan dalam kehidupan.

Tujuh pilar kemandirian finansial pada masa pensiun tersebut adalah:

Pilar Pertama : Sikap Bersyukur

Pusat kebebasan finansial adalah sikap bersyukur dengan sepenuh hati, yaitu suatu semangat yang tulus untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas setiap berkat yang diberikan-NYA, baik besar maupun kecil. Dengan hati penuh rasa syukur ini akan muncul kegembiraan secara alami untuk berbagi dengan komunitas sosial dan rohani serta setiap orang yang Anda temui.

Pilar Kedua : Komitmen Terhadap Kesehatan dan Vitalitas

Inti dari pilar ini adalah mengetahui bahwa kesehatan itu penting untuk (a) membantu menghindarkan pengeluaran yang besar untuk biaya pengobatan, dan (b) kebugaran, tenaga, dan vitalitas yang akan anda butuhkan untuk menikmati gaya hidup yang aktif serta menyenangkan.

Pilar Ketiga : Bebas dari Utang

Utang yang Saya maksudkan disini adalah utang konsumtif, untuk itu putuskan dan jangan pernah terlibat utang. Kebiasaan “Beli Sekarang, Bayar Selamanya” telah merampok masa depan Anda karena Anda membayar masa lalu.

Pilar Keempat : Disiplin Menabung di Tabungan yang Menguntungkan secara Pajak

Setelah utang konsumtif Anda berkurang, Anda akan mampu menyimpan lebih banyak uang untuk masa depan. Hal ini membawa kita pada pilar keempat: disiplin menabung. Dimana sebagian uang itu akan dialihkan pada cadangan dana tak terduga untuk biaya hidup antara 3-6 bulan agar dapat mengatasi kebutuhan hidup yang mendadak. Komitmen Anda menabung adalah untuk jangka panjang karena Anda dapat menikamati keuntungan luar biasa dari tabungan yang menguntungkan secara pajak, yang memungkinkan Anda mengurangi beban pajak dan menunda pajak penghasilan.

Pilar Kelima : Berinvestasi agar Berkembang

Menabung hanyalah menyisihkan sejumlah uang; investasi berarti menggunakan tabungan itu agar semakin berkembang seiring dengan waktu. Bahkan penabung terpandai sekalipun pasti akan mengalami kekurangan jika mereka menyimpan uang ditempat yang “aman” seperti rekening bank, pasar uang, deposito dan obligasi. Untuk tabungan pensiun jangka panjang, lebih baik Anda menggunakan uang secara lebih agresif.

Pilar Keenam : Perlindungan Aset

Agar anda berhati-hati terhadap apa yang telah Anda bangun dengan susah payah, buku ini juga akan menjelaskan tipe jaminan asuransi yang hanya akan membuang uang Anda.

Pilar Ketujuh: Sumber Penghasilan yang Tidak Habis

Dalam pembahasan ini akan menjawab ketakutan para calon pensiunan: “Apakah aku akan kehabisan uang? Apakah aku harus pindah dan ikut anak-anakku atau bergantung pada pemerintah?”. Pilar ketujuh ini akan menunjukkan kita bagaimana mengubah aset kita menjadi suatu aliran penghasilan yang dapat diandalkan. Hal ini akan menjamin kita untuk memiliki uang yang kita butuhkan selama kita masih memerlukannya, jika dikombinasikan dengan pembelanjaan yang bijak.

Kesimpulan : Dengan melaksanakan ketujuh hal ini, Anda akan mandiri secara finansial pada masa pensiun. Memang benar, lebih baik kita memulai lebih awal, tetapi selalu ada waktu untuk meningkatkan keadaan finansial Anda dimasa depan, tidak peduli apakah Anda baru dewasa, setengah baya, atau akan memasuki masa pensiun. Kuncinya adalah memulai dari sekarang untuk meletakkan ketujuh pilar itu pada tempatnya.

Terakhir :Saya hanya ingin merekomendasikan buku ini kepada siapa saja yang bertanya tentang pencapaian ketenangan pikiran terhadap masalah finansial. Sekali lagi saya tegaskan, saya bukanlah ahli finansial, saya bukan penulis, saya hanya menceritakan isi buku yang saya baca itu kepada anda. Saya Asti Sri Purniyati, terimakasih telah meluangkan waktu anda untuk membaca.