Heboh Video Mesoem di Lampung

“udah tau belum? Ternyata itu Aj yang sering kita liat dulu pas lewat gedung D”

hah?? Aj yang itu??” 😯

Fiuuuhhh,, para lelaki itu,, obrolannya masih seputaran beredarnya video porno yang ‘dilakoni’ oleh salah satu pegawai honorer dengan PNS lampung (pacarnya) berdurasi 1 menuti 50-an detik,, *yang katanya mereka kenal dengan para pelakon itu* halahhh..

Well,, sebenernya kalo Aj yang itu siii aku juga tau!!!

mungkin AJ gak mau kalah heboh sama berita nya sandra dewi yang sedang santer beredar saat ini ya??

Auuu ahhh.. Saat abahoryza heboh menggembar gemborkan lomba berhadiahnya dalam rangka visit lampung 2008 katanya diperpanjang karena yang mau hadiah gratisan cuma sedikit,, *tumben* ehhh,, malah kalah lebih heboh video ituuu,,

Sungguh terlalu!!! 😡

Harus gimana ini??

>>Gubernur sampe mau panggil Roy suryo pakar telematika itu looohhhh.. HEBOH!!! Soalnya katanya si Aj bilang,, “bukan saya, memang mirip si,,”

Duuuuhhhh..

Siapapun itu,, knapa si,, mesti pake di video kan?? PARAH bgt lahhhh.. kalo udah gini siapa yang salah??

Kita di negara mana si?? Jaman edan! Ini endonesa bung!!

Kejahatan Kartu Kredit dan hubungannya dengan Outsourcing

Maraknya kejahatan kartu kredit yang terjadi akhir-akhir ini, dengan cara-cara yang sangat beragam, sangatlah mengkhawatirkan,, terutama bagi para pemegang kartu kredit itu,, mesti waspada dan hati-hati,, beberapa cara yang digunakan diantaranya:

satu >>Pengakuan seorang mantan pelaku (sering disebut carder) di layar kaca beberapa hari lalu cukup mengagetkan. Lelaki muda asal kota gudeg yang wajahnya disamarkan itu mengaku beberapa kali berhasil memesan barang-barang mewah mulai dari laptop, kamera digital sampai kendaraan roda empat dari berbagai toko maya di luar negeri tanpa beranjak dari layar monitor kusam di sebuah warung internet yang terletak di gang sempit. Hanya bermodalkan secarik kertas berisikan beberapa nomor kartu kredit milik orang lain yang didapat dari seseorang hasil kenalannya di mailing list (milis), ia melakukan aksinya. Selanjutnya, dengan lancar ia pun membeberkan modus operandinya itu termasuk kerja samanya dengan oknum kurir dan aparat kepolisian untuk memperlancar proses pengiriman barang.

“Menurut Rommy Alkatiry (Wakil Kabid Informatika KADIN), penyalahgunaan kartu kredit milik orang lain di internet merupakan kasus cybercrime terbesar yang berkaitan dengan dunia bisnis internet di Indonesia. Penyalahgunaan kartu kredit milik orang lain memang tidak rumit dan bisa dilakukan secara fisik atau on-line. Nama dan kartu kredit orang lain yang diperoleh di berbagai tempat (restaurant, hotel, atau segala tempat yang melakukan transaksi pembayaran dengan kartu kredit) dimasukkan di aplikasi pembelian barang di internet.”

Sumber: RM Roy Suryo dalam Warta Ekonomi No. 9, 5 Maret 2001 h.12, sebagaimana dikutip disini

dua >>Mencuri data lewat telepon: yaitu misalnya dengan menelepon seseorang dan mengabarkan bahwa penggunaan kartu sudah mencapai limit. Si pemilik kartu tentu kaget dan komplain. Nah, komplain ini langsung disambar si penelepon dengan meminta nomor kartu dan data lain untuk dicek di databasenya, selain itu Jebakan hadiah juga sering berhasil menggaet orang untuk menyebutkan nomor kartu kredit miliknya.

ketiga>>Metode mutakhir yang dipakai di negara-negara maju adalah dengan menggunakan perangkat surveillance untuk mendapatkan nomor kartu kredit calon korban.

sumber dari berita ini (Lebih banyak lagi baca disini)

Diluar konteks ini,, satu hal yang perlu kita cermati adalah, sistem outsourcing yang terjadi di berbagai bank, terutama untuk marketing kartu kredit ini.

Seringkali ada seleksi recruitment untuk sales force credit card, yang mana kontraknya kepada Pihak Lain *tidak langsung kepada bank*, nah,, kalau sudah begini perlu dipertanyakan loyalitas karyawan outsource itu ke bank yang bersangkutan,,

Bukankah seharusnya outsourcing hanya digunakan untuk pekerjaan yang bukan merupakan pekerjaan utama?? Disini saya melihat perlunya bank untuk melihat kembali sistem outsourcing tersebut, masih aman kah??

“Bagaimana kalau data kita tidak sampai kepada bank?? Atau ada salinan lain dari data kita tersebut??” Duuuhhhh.. jadi takut ngebayanginnya,,

Beberapa tips yang mungkin dapat diikuti agar terhindar dari penipuan kartu kredit adalah sebagai berikut:

  1. Hati-hati dengan data indentifikasi kartu (nomor kartu dan masa berlaku)
    Identitikasi kartu bisa juga dijadikan sebagai alat verifikasi transaksi secara jarak jauh. Misalnya transaksi via internet atau telepon. Untuk itu berhati-hatilah dengan data identifikasi kartu Anda jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak aman. Identitas kartu Anda bisa digunakan oleh pihak lain jika mereka mengatahui nomor kartu, masa berlaku dan PIN-nya.
  2. Hati-hati dengan data pribadi (tanggal lahir dan nama ibu kandung)
    Hal ini biasanya dilakukan dengan modus yang lebih canggih melalui telepon. Jika Anda menghubungi bank via telepon untuk bertransaksi, biasanya pihak bank akan menanyakan beberapa identitas pribadi, seperti tanggal lahir dan nama ibu kandung, untuk memastikan bahwa yang menelpon mereka adalah orang yang berhak akan kartu yang digunakan. Hal ini sebagai tindakan pengamanan standar untuk melindungi konsumen. Namun berhati-hatilah jika ada yang menelpon Anda dan mengaku dari bank lalu menanyakan identitas pribadi Anda. Ingat, dalam hal ini, karena mereka yang menelpon, maka Anda yang seharusnya membuktikan bahwa yang menelpon adalah petugas bank yang berwenang, bukan sebaliknya. Akhir-akhir ini berkembang modus penipuan dimana pelakunya menelpon pemegang kartu dan mengaku sebagai petugas bank lalu menanyakan sejumlah data pribadi dan identitas kartu. Jangan berikan data tersebut jika Anda yang ditelepon, akan lebih baik jika Anda menelpon kembali mereka ke nomor yang resmi yang tertera di kartu atau brosur resmi, bukan nomor telepon yang disarankan oleh penelpon gelap itu.
  3. Jangan menunjukkan kartu kepada orang yang tidak berkepentingan.
  4. Perhatikan kartu anda pada saat melakukan transaksi.
  5. Jangan memberikan fotocopy kartu kredit anda kepada siapapun kecuali 3 angka terakhir pada panel tandatangan dibelakang kartu anda sudah anda tutupi atau anda hapus.
  6. Jangan membuang struk belanja atau lembar tagihan anda dalam kondisi masih utuh, segera musnahkan struk dan tagihan anda jika sudah tidak diperlukan.
  7. Hindari transaksi online pada website yang tidak memiliki sertifikasi keamanan.
  8. Jangan menginformasikan data Kartu Kredit Anda kepada siapapun.

Wahhh.. gak nyangka postingnya sepanjang ini,, yasudahlah,, yang penting WASPADA!!! :mrgreen:

Selamatkan Hutan Kita!!!

Dalam sebuah Konsultasi Publik tentang Action Plan Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tingkat Kabupaten yang saya ikuti kemarin (22/01) ada beberapa hal yang menjadi catatan, diantaranya:

1. Propinsi Lampung ternyata memiliki potensi hutan *dalam hal ini yang saya sebutkan adalah Kawasan Hutan Register 47 Way Terusan* yang luasnya lebih dari 12.500 ha!! *baru tauuu,, :mrgreen: * tapi,, sebagian kawasan telah dimanfaatkan masyarakat untuk budidaya pertanian dan pemukiman sehingga menurunkan fungsi hutan.

Artinya, tantangan terbesar adalah dari aspek teknis dan sosbud, dimana perlunya relokasi masyarakat perambah hutan ditambahlagi banyaknya penjarahan hutan serta klaim atau tuntutan masyarakat terhadap kawasan hutan sebagai lahan milik sudah sangat marak.

2. Adanya pergeseran paradigma yang sebelumnya: “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” menjadi “Masyarakat Sejahtera, Hutan Lestari”.

Artinya, perlu solusi yang tidak mengabaikan kepentingan masyarakat disekitar hutan. dalam konsultasi publik tersebut hadir juga masyarakat “penghuni hutan” yang menyampaikan bahwa: “kami saat ini tahu bahwa kami salah secara hukum dengan menggarap hutan, tapi apa negara perduli saat anak-anak kami merasa lapar?? kami memang tidak punya pendidikan tinggi, berdosalah kami kepada sang pencipta bila kami mengeluh dan tidak berusaha, atau malah menjadikannya sebagai alasan pembenaran bagi kami untuk melakukan kejahatan dan tindak kriminal,, tolong dipikirkan juga, harus kemana kami?? sementara keterampilan yang kami miliki hanya mengayunkan cangkul??”

miris dan sedih mendengarnya,,

3. Hasil pencintraan satelite, bahwa Indonesia telah menempati posisi #1 sebagai negara dengan tingkat kerusakan hutan –baca dengan jelas- PALING TINGGI,, artinya kemungkinan besar Indonesia adalah penyumbang kerusakan pada Bumi, terkait dengan perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini (silahkan gugling dengan keyword GLOBAL WARMING).

Pertanyaan yang muncul adalah : Apa yang seharusnya masyarakat lakukan untuk itu?? kalau begini caranya, apa yang hendak kita wariskan kepada generasi penerus & anak cucu kita nantinya? Bumi yang sudah rusakkah?? Atau bahkan kita tidak mewariskan apapun untuk mereka??

Nahhh,, inilah saatnya kita bergerak!! Melakukan sesuatu!! Hutan Produksi merupakan salah satu aset yang harus dikelola dengan baik, karena selain dapat mensejahterakan masyarakat, juga sebagai paru-paru dunia terkait dengan perubahan iklim.

Paling minimal adalah dengan mulai menanam pohon didepan rumah kita, atau paling sangat minimal, jangan buang sampah sembarangan!!!

Note:
bagi yang memerlukan materi tersebut, dapat menghubungi saya, dan akan saya berikan softcopy materi tersebut via e-mail *karena saya tidak mungkin menjelaskan keseluruhan materi konsultasi tersebut seperti yang dijelaskan oleh narasumber* terimakasih.

mmm,, kalo ada yang punya informasi lain tentang action plan penyelamatan hutan, mohon dapat berbagi disini,, terimakasih 😀

Kasus Penipuan Melalui Struk ATM BCA

Berita Titipan dari Milis sebelah,,
Sent: 07 Januari 2008 10:10
Subject: Kasus Penipuan melalui Struk ATM BCA

Kasus Penipuan melalui Struk ATM BCA

Dear All,

Just sharing kasus penipuan melalui struk ATM BCA.

* Kejadian terjadi di Toko Emas “Pada Senang” yang berlokasi di
Mal Depok, depan BCA KCU Margonda

* Pelaku datang ke toko tersebut pada hari Minggu, tanggal 23
Desember 2007. Menurut informasi dari karyawan toko, pelaku sudah lumayan sering melihat-lihat perhiasan emas di toko tersebut, tapi tidak pernah melakukan pembelian, karena tidak menemukan ukuran gram emas yang diinginkan

* Pelaku datang 2 orang

* Setelah menemukan ukuran gram yang kebetulan pada saat itu ada (yaitu gelang emas dengan ukuran 99.93 gram dan 35.75 gram), pelaku melakukan transaksi dengan pemilik toko dengan menggunakan fasilitas Debit BCA. Total nilai pembelian adalah Rp. 27.150.000,- Pelaku memiliki kartu ATM Platinum, namun kartu tersebut gagal di-swipe mesin dengan alasan “swipe card error”

* Pelaku lalu menawarkan untuk mentransfer ke rekening pemilik
toko, yang kemudian diiyakan oleh pemilik toko. Perlu diinformasikan
bahwa di Mall Depok sudah tidak ada mesin ATM BCA lagi, sehingga pelaku jika ingin melakukan transfer harus ke BCA Margonda yang letaknya berseberangan dengan Mall Depok

* Pelaku pergi sendiri tanpa ditemani oleh pihak pemilik toko,
sementara temannya menunggu di toko emas dan mempromosikan jati diri pelaku sebagai anak dari boss tempatnya bekerja

* Kurang lebih 30 menit kemudian, pelaku datang dengan membawa
struk ATM yang lengkap memuat tanggal dan waktu transaksi, no rek transfer dan nama, serta jumlah uang yang sesuai dengan transaksi. Jika dilihat secara kasat mata struk ATM tersebut sangat mirip, bahkan bisa dikatakan sama dengan struk ATM BCA

* Berdasarkan bukti transfer tersebut, akhirnya pemilik toko
menyerahkan gelang emas yang dibeli pelaku

* Malam harinya pemilik toko sempat mencoba mengecek lewat ATM, dan memang saldo tidak bertambah. Hanya saja pemilik merasa transaksi transfer sama dengan transaksi di mesin EDC dimana transaksi hari Minggu baru masuk keesokan harinya ke rekening.

* Hari Senin, tanggal 24 Desember pemilik rekening datang ke BCA
untuk mencetak buku dan menanyakan kenapa transaksi sejumlah di atas tidak ada. Setelah kami inquiry memang transaksi tersebut tidak pernah ada dan kami menyimpulkan itu adalah transaksi fiktif. Kami juga telah melakukan investigasi ke pihak ATM Monitoring dengan Bapak Indra, dan dipastikan bahwa transaksi yang ada pada ATM dengan WSID 5127-BCA Depok 3 ,adalah pukul 16.55 berupa penarikan sejumlah 200 ribu rupiah, dan transaksi selanjutnya adalah pukul 17.05 berupa cek saldo. Sedangkan
transaksi penipu yang tertera di bukti transfer adalah pukul 16:58:29.

* Pada hari Kamis, 27 Desember 2007, pihak BCA Margonda yang
diwakili oleh Bapak Andi Gozali (KOC) dan Meliana (Ka.Layanan) telah mendatangi pihak korban ke tokonya dan menjelaskan bahwa ini adalah kasus penipuan dan BCA tidak berjanji untuk melakukan penggantian atas kerugian korban.Pihak korban berkenan untuk menerima penjelasan dari pihak BCA dan memohon agar pihak BCA menindaklanjuti kejadian ini sehingga kasus ini tidak terulang lagi pada korban lainnya.

Note: Untuk diingatkan kembali ke nasabah (merchant), kejadian tersebut diatas merupakan kelalaian nasabah karena tidak mengikuti dan menyaksikan pelanggan ke ATM untuk memastikan transaksi transfer yang dilakukan.

*hati-hati yaw*

AKU CAPE BGT,, MAU TIDUR DULU,, JANGAN DIGANGGU,, PLISS..*

Setelah sibuk beberapa hari terakhir,, jadi kurang tidur,, pola makan yang tidak seimbang dan waktu istirahat yang berkurang,,

Nah,, kmaren malem,, kpala pusing bgt,, badan agak demam,, mungkin akibat dari makan ayam panggang sorenya,, *FYI: aku alergi ayam,, ga bisa makan ayam meskipun dimasak apapun,, badanku jadi demam, kepala pusing dan bentol2,,*

jadi setelah menimbang-nimbang bahwa pekerjaan hari itu,, sudah hampir selesai,, dan sisanya bisa dilanjutin pagi harinya,, akuw langsung pulang,,

sbenernya malem itu,, ada undangan untuk sTudy Qur’an,, tapi badankuw ga bisa kompromi,, langsung ambruk,, dan terlelap bgitu menyentuh bantal,, *fiuh..* melewatkan episode SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI yang biasa kutonton kalo senggang,, dan tentu saja melewatkan jadwal sTudY malem itu,,

tiba-tiba,,
“ada tamu tu,,” >>mamicha, my house-mate,, maksudnya tmen serumahku,, tiba2 duduk disebelah tempat tidurku,,
*akibat tidak pernah mengunci pintu kamar saat tidur*

OMG!! Aku lagi tidur,, tolong dooong,, kalo mau bertamu,, konfirmasi via SMS dulu ya,, kalo tidak dijawab,, means “akuw sedang tidur, PLEASE DON’T DISTURB,, THANKS

Untuk smua orang,, mohon pengertiannya ya,, terimakasih,,

Hati-hati di Public Area yaw,,

untuk temen cewe, semoga bisa meningkatkan kehati-hatian..dan biasakan melakukan hal ini dipublic area..semoga bermanfaat 🙂

_Titipan dari milis sebelah yang ku angkuT ksini,,_

Cara Ngetes Cermin 2 Arah

Ketika kita masuk ke toilet, kamar mandi, kamar hotel, ruang ganti pakaian, dll. sebagian besar Anda yakin bahwa cermin yg menggantung di dinding & kelihatannya seperti cermin biasa itu mmg benar2 cermin biasa, atau sebenarnya itu adalah cermin 2 arah (orang di belakang cermin bisa melihat Anda, sementara Anda tidak dapat melihat mereka).

Banyak kasus di mana orang memasang cermin 2 arah di dalam ruang ganti pakaian wanita, namun tidak menutup kemungkinan juga di ruang ganti pria. adalah sangat sulit untuk secara jelas mengidentifikasi permukaannya hanya dengan melihatnya saja.

Lalu bagaimana kita dapat menentukan dengan pasti apakah cermin tersebut adalah cermin biasa atau cermin 2 arah?

Kalau di kantor polisi, apalagi di ruang interogasi, sudah bisa dipastikan cerminnya 2 arah. Tapi untuk di public area, caranya : LAKUKAN TES SEDERHANA (TES KUKU JARI).

Letakkan ujung kuku Anda diatas permukaan cermin. Jika ada jarak (gap) antara kuku dan bayangan kuku Anda di cermin, bisa dikatakan bahwa cermin itu adalah cermin biasa (aman).

Tapi jika kuku Anda langsung menyentuh bayangan kuku Anda dicermin. Hati2! Karena itu adalah cermin 2 arah.

Ingatlah selalu, setiap kali Anda melihat cermin di tempat2 umum spt disebutkan di atas, lakukan tes kuku jari. Mudah dilakukan & ini mungkin bisa menyelamatkan Anda dari perkosaan visual

Women: Beritahu teman2 Anda yg lain.
Men : Beritahu istri, anak perempuan
atau teman wanita Anda.

jadi tetep tolong disebarkan ke-temen yang lain, gak ada jaminan dapat apa…apalagi dapat undian berhadian. gak ada biaya tambahan..gak ada nomer yg kudu dihubungin..FREE..hehehe..yang penting kita bisa saling mengingatkan dalam kebaikan..