[note] Mangkir = PHK Kualifikasi Pengunduran diri

#mesti udah males aja ya bawaannya pas baca judulnya 😦 tenang.. ini posting pendek kok.. just a note 😀

mumpung masih segar dalam ingatan! jadi gini, banyak orang yang mengambil jalan pintas dengan mangkir, biar di PHK dari pada harus mengundurkan diri, why? Karena dikiranya kalo di PHK dapat kompensasi lebih besar! BIG NO! Salah besar..

well, definisi mangkir tidak akan saya bahas lebih lanjut, bakal panjang bgt ni postingannya #hew

saya Cuma mau sedikit menggaris bawahi tentang PHK Karena mangkir dikualifikasikan sebagai mengundurkan diri (resign).

Gak percaya? Coba deh baca Pasal 168 ayat (1) Undang-Undang 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, menyebutkan bahwa Pekerja/buruh yang mangkir selama 5 (lima) hari kerja atau lebih berturut-turut tanpa keterangan secara tertulis yang dilengkapi dengan bukti yang sah dan telah dipanggil oleh pengusaha 2 (dua) kali secara patut dan tertulis dapat diputus hubungan kerjanya karena dikualifikasikan mengundurkan diri.

Bener kan? Jadi hak-hak nya tentu mengundurkan diri. Begitulah kira-kira 😀