Good Morning Sunshine!

Pagi hari ini agak berbeda dari pagi hari saya yang lain.. ;)

betapa tidak.. jam 5 pagi, setelah shalat subuh, biasaya saya sempetin molor jalan-jalan pagi :mrgreen: akhirnya rutinitas itu harus berganti.

saya harus cepet-cepet beberes rumah! beneran beres2 bo!
mulai dari nguras kamar mandi, nyapu dan ngepel rumah sebelum anak-anak bangun dan saya harus segera memandikan mereka.

kenapa begitu?

biasaya yang beres-beres si embak, cuma mengingat si embak nya cuma tinggal 1 saja, kasian saya.. kalo semuanya dia, wow.. dahsyat! kalo dia sakit gimana? saya juga sepertinya yang bakalan repot.

akhirnya, sebelum akhirnya dapat embak baru, saya mencoba membantu semampu saya.. :mrgreen:

belum lama saya mulai berbenah, krucil-krucil sudah pada bangun sodara! mungkin karena guling-guling gak ada emaknya.. maka merekapun ikut bangun pagi.. :)

jadi, sebaiknya, daripada mereka tidur lagi, lumayan lah, bayi-bayi ini bisa dikaryakan membatu emaknya ngelap-lap meja dan kursi.. hihihihi :devil:

ternyata eh ternyata, saya jadi bisa ke kantor lebih pagi loohh.. :blushing: setelah nyuapin anak-anak, saya sarapan, jam 7.15 mobil datang, saya udah siap doong.. :)

Good morning sunshine! *nikmatnya bangun pagi*

Jatuhlah ditempat yang Tepat!

‘.. sayangnya dia sudah punya istri’ begitu kata seorang perempuan kepada sahabatnya. lalu saya melihat mereka berpelukan dan menangis bersama.

siapa yang bodoh?

bukan saya! :evil:

Poin utamanya dari apa yang mau saya tulis kali ini adalah, anda bebas mencintai siapa saja, tapi satuhal yang anda perlu ketahui bahwa mencintai SUAMI/ISTRI orang lain adalah hal paling bodoh yang sebaiknya tidak dilakukan oleh siapapun yang masih tinggal diatas muka bumi ini.

jadi, sebaiknya sebelum jatuh cinta lebih dalam, cari tahu dulu statusnya.

kan namanya jatuh, emang kita tau bakal jatuh kemana?

well, boleh saja anda bilang begitu, tapi pikirkanlah! setidaknya anda bisa bangkit lagi, atau mencari dahan untuk bergantung dan memanjat keluar dari perangkap yang anda sebut cinta.

happy monday all ^^

XOXO

@ratutebu

 

langkah kecil nan berarti

Setelah beberapa lama berkutat dengan pikiran yang maha dahsyat tentang ‘bagaimana mengelola sampah’ saya menemukan beberapa aatikel terkait tentang hal itu, misalnya saja:

1.     Mengolah sampah organik hasil limbah rumah tangga menjadi kompos.

Awalnya saya terbayang halaman belakang rumah saya tentu akan sedikit kumuh sepertinya. belum lagi sudah kebayang rumitnya. lalu saya sudah melewatkan ide ini, dan menguburnya dalam-dalam, akh.. nanti malah bau busuk, begitu pikir saya.

2.      Membuat Bank Sampah

Saya lalu mencari tahu tentang bank sampah, beberapa artikel di google tentang pembuatan bank sampah dan bagaimana orang tentu akan sangat senang bila ternyata bisa menghasilkan uang dari sampah-sampah mereka sendiri. tapi, lagi-lagi saya terkendala tempat dan pengelolaannya, karena saya tidak mungkin bisa mengelolanya disela-sela jam kerja. akh.. lagi-lagi saya harus mengubur ide tentang bank sampah ini. :evil:

3.      Memisahkan Sampah

Pada akhirnya hanya ide untuk memisahkan sampah kering dan basah ini menjadi dua bagian terpisah hanya supaya memudahkan para pengelola sampah itu untuk memisahkan sampah-sampah itu. inipun masih terkendala karena tong sampah di rumah saya seringkali ketuker dengan tong sampah tetangga saya, akibatnya tong sampah yang seharusnya menggunakan dua warna berbeda, pada akhirnya hanya 1 warna. dan si #embak pun sedikit terganggu, karena kebingungan menentukan sampah yang basah dimana dan sampah yang kering yang mana, tong yang sedia nya berwarna biru dan orange, kini dua-duanya berwarna biru (sampah basah).

namun hal itu masih teratasi dengan baik.. :) meski beberapa kali kami harus terpaksa menunggu mas-mas dengan truk sampah untuk memberi tahukan bahwa sampah kami yang kami letakkan di tong sebelah kanan adalah sampah basah.

nah.. apa yang hendak saya sampaikan hari ini, adalah bahwa sannya saya terkesima oleh artikel mas indra kh disini *maap tanpa permisi saya comot fotonya ya mas*

pengolahan kompos (dok. indrakh)

lihat.. tidak ada kesan bau, tidak ada kesan kumuh.. :) cool..

saya jadi terinspirasi mengolah kompos dengan cara yang sama.. eh, itu harga drum nya ada yang lebih murah gak si? drum bekas yang dijual second gitu misalnya? :mrgreen:

berangkat dari ide yang besar dan semangat untuk kebaikan umat manusia dan alam semesta, mari kita lakukan bersama, karena setiap langkah kecil kita untuk menyelamatkan bumi, tentu saja sangat berarti untuk masa depan dunia.

Kenapa Tidak Menulis?

entah kenapa sepagian ini perasaan hati saya tidak tenang, bukan karena aroma kopi hari ini tidak seperti aroma kopi yang biasanya saya seduh tentunya. ah.. entah apa.. saya jelas berharap ini bukan firasat apapun.. dan masih berharap hari ini akan berjalan baik seperti hari-hari biasanya..

oke, memang akan lebih sibuk dari biasanya, tapi toh tidak apa-apa, saya masih sempat dhuha, saya msaih sempat menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda karena harus ikut serta dibeberapa acara.

sebelum siang ini berakhir, saya masih memikirkan kegalauan hati saya.. bukan galau ala ABG tentunya. jelas galau ala emak-emak.. saya menilik gelas kopi saya, hmm.. sudah tidak ada isinya. lalu, apa?

hmm.. kenapa tidak menulis saja?

saya membuka template office, menuliskan beberapa kata, menutup tanpa menyimpannya. ahh.. saya belum mau menulis rupanya.

saya menilik koneksi internet yang tengah menyala. membuka layar blog dan mulai membiarkan jari-jari menai menghilangkan kegundahan saya. saya masih lagi gundah. entah kenapa.

ah, sudahlah.. paling tidak perasaan saya sudah sedikit tercurah meski entah karena apa.. ‘sesak didada ini hanya hasil kreasi pikiran saya’ begitu ucap saya pada diri sendiri, sebentarlagipun akan hilang.

mari lanjutkan menulis, menyembuhkan luka hati dan menghilangkan kegundahan.

bila masih ada, yasudahlah.. mungkin karena saya memang larut dalam pikiran saya sendiri.

mari kita menulis saja.

Tegas [bukan] Kejam

beberapa hari terakhir ini saya memikirkan tindakan-tindakan yang telah saya lakukan kepada orang-orang disekitar saya, lalu terlintas sebuah pikiran yang harus saya renungkan kembali:

apakah selama ini saya cukup tegas dalam mengambil sikap?

ataukah

saya terlihat tegas, padahal kejam?

hal kecil yang menurut saya patut dibahas lebih dalam.
menurut sumber yang tidak dapat saya sebutkan.. *eh, ini apa sii? :mrgreen:

Kejam (ruthless) adalah mengambil alih atau membuang, terutama di saat-saat sulit, atau secara tak beralasan memecat orang tanpa suatu pertimbangan yang mendalam.

tentu saja berbeda dengan sikap tegas (rigorous) adalah secara konsisten menerapkan standar di setiap waktu dan di setiap level, terutama pada manajemen tingkat atas.

terkait dengan hal itu, tadi ceritanya saya sedang membedakan antara ketegasan pak iwan (teman kantor) dengan kekejaman saya :evil:

betapa tidak? pak iwan yang notabene terkenal galak itu menurut saya adalah bersikap tegas. dengan ekspresi wajah datar masih bisa meminta orang dengan sopan dan baik-baik: ‘parkirnya dibelakang aja ya pak’ sementara saya dengan cerewetnya: ‘ini kendaraan siapa?! suruh pindahin!’ bwahahahaha.. pantaslah saya belakangan jadi ngalah-ngalahi komandan (kata pak satpam).

yasudahlah!

maapkan saya yaaa.. *yang dimintain maaf gak baca tulisan ini* yasudahlah. saya berkaca dan akan memperbaiki.

*janji pada diri sendiri, mudah-mudahan yang ini bisa ditepati*

Pop!

ini bukan soal musik, ini bukan soal selera, ini tentang menginap di hotel :mrgreen:

entah kapan mulainya, ruzbi dan zahra paling seneng nginep di hotel, bukan hanya soal kolam renangnya, soalnya kadang juga kita gak berenang.

liburan gak berasa liburan kalo gak nginep di hotel. begitulah kira-kira menurut mereka.

well, pertengahan bulan ini nanti saya kebagian jatah tugas pelatihan APINDO, dan kebetulan sedang ada rejeki lebih, anak-anak beserta si #embak saya bawa serta.

nah, mengingat siang hari sebelum acara kami semua diharuskan sudah check in di hotel tempat terselenggaranya acara, maka saya pun memilih penerbangan hari sebelumnya, karena kalo penerbangan hari yang sama, harus pagi, kelihatnya rempong.

belum lagi jarak tempuh jakarta-bogor yang entah gimana nantinya (seringkali macet yaa.. kalo weekend)

setelah mempertimbangkan berbagai kondisi, saya memilih untuk terbang sore hari dari branti menuju cengkareng.
rencana semula mau langsung ke bogor, tapi sepertinya kurang memungkinkan, mengingat saya terbang dengan flioght terakhirnya maskapai nasional berlogo burung itu, estimasi arrival adalah jam 17.55 hmm.. sepertinya akan sangat melelahkan bila langsung cuss ke bogor..

(perjalanan darirumah ke bandara sekitar 2 sampai 3 jam). jadi alih-alih langsung ke bogor, saya cari hotel di dekat bandara.

kenapa kok cari di dekat bandara?

karena besok paginya saya pengen nyoba naik damri yang royal apa ituu.. hmm.. saya lupa.. ini link menuju ke royal class nya damri.

http://www.haltebus.com/detail227.html

sepertinya keren sekali, sampe ngeces-ngeces. oh oke, ini agak lebay!

jadilah saya inget amaris hotel bandara, ternayata agoda bilang sudah penuh! haish! saya cari lagi sekitar bandara.. yeap! dapat POP! Hotel ini. sepertinya bagus..

sekedar berbagi informasi,ratenya dari agoda juga cukup murah untuk lokasi hotel yang didekat bandara, saya si gak pernah suka rate walk-in.. hihihi.. soalnya kalo via agoda kan dapat point yang bisa dituker nginep gratis yaa.. hohohoho #bukanpromosi

nahh.. informasi yang akan saya sampaikan adalah konon katanya jaringan pop hotel ini akan hadir disekitaran bandar lampung, sebelah ruamh sakit BW katanya sii.. well see.. apakah semurah itu.. kalo sama murahnya, lumayan lah kalo turun gunung bisa nginep di pop hotel bandar lampung :D

Pentingnya Sosialisasi Undang-Undang

Setelah kemarin ada Undang-Undang Perkoperasian, apa sudah ada sosialisasi yaa?

Begini.. suatu produk hukum bisa saja ditafsirkan ‘berbeda’ oleh beberapa kepala. oke, sekelas undang-undang memang seharusnya sudah tidak multi tafsir yaa.. tapi dengan penjelasan pasal yang lagi-lagi tulisannya CUKUP JELAS untuk hal-hal yang sebetulnya tidak jelas, kan justru bisa mengantarkan kita kepada pemahaman yang salah.. betul begitu betul? hihihihi :mrgreen:

nah, ini kenapa perlu sosialisai, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya multi tafsir.

contoh adalah Undang-Undang Perkoperasian yang kemaren sudah dibahas disinih:

http://ratutebu.wordpress.com/2013/01/14/pro-dan-kontra-dibalik-undang-undang-perkoperasian/

Ada enam substansi penting yang harus disosialisasikan kepada masyarakat dan gerakan koperasi yang dirumuskan bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Hukum Dan Ham serta Dewan Perwakilan Rakyat, apa sajakah ituuu? ini dia lansiran dari web-nya depkop:

Pertama, nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, menjadi dasar penyelarasan bagi rumusan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi, sesuai dengan hasil kongres International Cooperative Alliance (ICA).

Kedua, untuk mempertegas legalitas koperasi sebagai badan hukum, maka pendirian koperasi ha-rus melalui akta otentik. Pemberian status dan pengesahan perubahan anggaran dasar merupakan wewenang dan tanggungjawab Menteri.

Ketiga, dalam hal permodalan dan selisih hasil usaha, telah disepakati rumusan modal awal Koperasi, serta penyisihan dan pembagian cadangan modal. Modal Koperasi terdiri dari setoran pokok dan sertifikat modal koperasi sebagai modal awal.

Selisih hasil usaha, yang meliputi surplus hasil usaha dan defisit hasil usaha, pengaturannya dipertegas dengan kewajiban penyisihan kecadangan modal, serta pembagian kepada yang berhak.

Keempat, ketentuan mengenai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) mencakup pengelolaan maupun penjaminannya. KSP ke depan hanya dapat menghimpun simpanan dan menyalurkan pinjaman kepada anggota.

Koperasi Simpan Pinjam harus berorientasi pada pelayanan pada anggota, sehingga tidak lagi dapat disalahgunakan pemodal yang berbisnis dengan badan hukum koperasi. Unit simpan pinjam koperasi dalam waktu 3 (tiga) tahun wajib berubah menjadi KSP yang merupakan badan hukum koperasi tersendiri.

Selain itu, untuk menjamin simpanan anggota KSP diwajibkan menjaminkan simpanan anggota. Dalam kaitan ini pemerintah diamanatkan membentuk Lembaga Penjamin Simpanan Anggota Koperasi Simpan Pinjam (LPS – KSP) melalui Peraturan Pemerintah (PP).

Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah yang sangat fundamental dalam pemberdayaan koperasi, sehingga koperasi dapat meningkatkan kepercayaan anggota untuk menyimpan dananya di koperasi.

Pemerintah juga memberi peluang berkembangnya koperasi dengan pola syariah yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Kelima, pengawasan dan pemeriksaan terhadap koperasi akan lebih diintensifkan. Dalam kaitan ini pemerintah juga diamanatkan untuk membentuk Lembaga Pengawas Koperasi Simpan Pinjam (LP-KSP) yang bertanggung jawab kepada Menteri melalui peraturan pemerintah.

Hal tersebut dilakukan pemerintah, merupakan upaya nyata agar KSP benar-benar menjadi Koperasi yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, dan sebagai entitas bisnis yang dapat dipercaya dan sejajar dengan entitas bisnis lainnya yang telah maju dan berkembang dengan pesat dan profesional.

Keenam, dalam rangka pemberdayaan koperasi, gerakan koperasi didorong membentuk suatu lembaga yang mandiri dengan menghimpun iuran dari anggota serta membentuk dana pembangunan, sehingga pada suatu saat nanti. Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) akan dapat sejajar dengan organisasi Koperasi di negara-negara lain, yang mandiri dapat membantu Koperasi dan anggotanya.

sumber: http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1124:sosialisasi-undang-undang-perkoperasian-nomor-17-tahun-2012&catid=54:bind-berita-kementerian&Itemid=98

tolong yaa.. kalo ada sosialisasi dimana gitu saya diundang/.. biar makin pinter *dibalangsendal* :mrgreen: